PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Temu Pisah di Pendopo, Cek Mad dan Fauzi Yusuf Sampaikan Hal Ini

P IMG 20220723 WA0016 Temu Pisah di Pendopo, Cek Mad dan Fauzi Yusuf Sampaikan Hal IniPin
Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara periode 2017-2022, H. Muhammad Thaib dan Fauzi Yusuf, bersama sang isteri. (Foto : Ist)
PRUcerah Prudential Syariah

SatuAcehNews | Aceh Utara – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, menjalani prosesi peusijuek di pendopo Bupati yang terletak di Kota Lhokseumawe, Jum’at (22/07/2022) malam.

Prosesi peusijuek ini sekaligus dirangkai dengan kegiatan temu pisah Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara periode 2017 – 2022, H. Muhammad Thaib dan Fauzi Yusuf.

Dalam sambutannya, mantan Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib mengatakan daerah Aceh Utara ini cukup luas yaitu memiliki 852 Desa, dan 27 Kecamatan. Maka, dibutuhkan pimpinan yang bukan orang sembarangan.

Cek Mad (H. Muhammad Thaib, red) juga meminta untuk mendukung Pemerintah dan pembangunan di daerah bumi pasee tersebut.

P IMG 20220723 WA0019 Temu Pisah di Pendopo, Cek Mad dan Fauzi Yusuf Sampaikan Hal IniPin
Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara periode 2017-2022, H. Muhammad Thaib dan Fauzi Yusuf, bersama sang isteri. (Foto : Ist)

“Saya mohon, seluruh kita untuk dukung pemerintah dan pembangunan daerah ini, seperti dulu dukungan terhadap saya,” ujar Cek Mad.

Kata Cek Mad, dirinya sebagai manusia biasa tak luput dari kekurangan selama memimpin Aceh Utara. “Saya dibantu oleh seluruh Muspida, sekarang saya mohon sahabat saya Azwardi agar juga dibantu,” harapnya.

Pada kesempatan itu Cek Mad juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Aceh Utara. “Saya yakin di bawah sahabat saya Azwardi nantinya Aceh Utara akan lebih maju,” imbuh Cek Mad.

P IMG 20220723 WA0007 Temu Pisah di Pendopo, Cek Mad dan Fauzi Yusuf Sampaikan Hal IniPin
Temu pisah Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara periode 2017-2022 dan peusijuek Pj Bupati Aceh Utara. (Foto : Ist)

Sementara itu, mantan Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, menyampaikan terimakasih atas dukungan yang diberikan seluruh komponen masyarakat selama pihaknya memimpin Aceh Utara.

“Perjalanan jabatan kami didukung oleh lapisan masyarakat, Alhamdulillah selama lima tahun berlangsung dengan baik,” ucapnya. Kata dia, Aceh Utara memiliki jumlah desa terbanyak, dan dana desa terbanyak di Indonesia.

Diantara program yang cukup menyita perhatian dan prioritas adalah pembangunan waduk keureutoe untuk kebutuhan pengairan dan minimalisir banjir, serta penyelesaian aset dengan Pemkot Lhokseumawe sudah terselesaikan.

Selain itu, juga pembangunan bidang pertanian, karena kontribusi sawah Aceh Utara untuk Aceh sekitar 30 sampai 35 persen. Untuk itu Fauzi berharap agar pembangunan pertanian sawah dapat dilanjutkan oleh Pj Bupati.

Pj Bupati Azwardi Abdullah, pada kesempatan itu memperkenalkan diri bahwa dirinya adalah ASN yang bekerja di Pemerintah Aceh.

P IMG 20220723 WA0008 Temu Pisah di Pendopo, Cek Mad dan Fauzi Yusuf Sampaikan Hal IniPin
Pj Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah (tengah) bersama mantan Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara periode 2017-2022. (Foto : Ist)

“Saya tak pernah berpikir akan ditugaskan menjadi Bupati di sini. Kami ditunjuk menjadi Pj Bupati selama 1 tahun. Kami sangat membutuhkan bimbingan dan arahan serta kritikan yang kontruktif,” kata Azwardi.

Azwardi mengatakan dirinya siap bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk membangun Aceh Utara.

“Saya yakin kita dapat bekerja sama dan bersinergi dengan semua Bapak/ ibu, saya hanya bertugas selama 1 tahun, kami bersama keluarga sangat berharap Bapak/Ibu dapat membantu kami,” katanya lagi.

Secara khusus Pj Bupati Aceh Utara Azwardi, mengajak kerjasama rekan-rekan pers, bagaimana pun rekan rekan pers adalah mitra penting untuk mempublikasikan gerak pembangunan, menciptakan citra positif, memberikan kritik dan menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Danrem 011/Lilawangsa, Danlanal Lhokseumawe, Dandim 0103/Aut, Kapolres Aceh Utara dan Kapolres Lhokseumawe, Kajari Aceh Utara dan Ketua Pengadilan Lhoksukon.

Kemudian, Ketua MPU Aceh Utara, Ketua DPRK Aceh Utara, para pimpinan instansi vertikal, para pimpinan perguruan tinggi, BUMN, BUMD, pimpinan Ormas dan OKP. (CSB)

Share to...