PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Panwaslih Aceh Utara Temukan Indikasi Data Ganda Keanggotaan Berbagai Parpol

IMG 20220823 WA0049 1 Panwaslih Aceh Utara Temukan Indikasi Data Ganda Keanggotaan Berbagai ParpolPin
Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara, Yusriadi. (Foto : Ist)
PRUcerah Prudential Syariah

SatuAcehNews | Aceh Utara – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara, menemukan dua ribuan indikasi data ganda keanggotaan dari berbagai Partai Politik (Parpol) calon peserta Pemilu 2024.

Ketua Panwaslih Aceh Utara, Yusriadi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima SatuAcehNews, Selasa (23/08/2022), menerangkan, temuan itu berdasarkan hasil pencermatan yang dilakukan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Salah satu tahapan pemilu 2024 adalah Pendaftaran, verifikasi administrasi dan verifikasi faktual serta penetapan peserta Pemilu 2024. Saat ini, kata Yusriadi, sedang berlangsung pada tahapan verifikasi administrasi terhadap kepengurusan dan keanggotaan Parpol calon peserta pemilu.

“Proses verifikasi administrasi yang dilakukan oleh KIP Aceh Utara, untuk meneliti keterpenuhan syarat kepengurusan dan keanggotaan dengan melihat kesesuaian dan kecocokan data kepengurusan dan keanggotaan yang di upload ke SIPOL oleh pengurus partai politik,” terang Yusriadi.

Dalam hal pengawasan, lanjut Yusriadi, Panwaslih Aceh Utara juga dapat mencermati melalui akun SIPOL yang diberikan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI terhadap data kepengurusan maupun keanggotaan.

Adapun fokus pengawasan adalah untuk mencermati apakah adanya data keanggotaan Parpol ganda identik, baik ganda secara internal maupun ganda antar Parpol.

“Pencermatan dilakukan oleh Panwaslih Aceh Utara didasari atas SE Bawaslu Nomor 19 tahun 2022 tentang pangawasan,” imbuh Yusriadi dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu Divisi Pengawasan (Panwaslih) Aceh Utara, Muhammad Nur Furqan, menerangkan, temuan ini merupakan hasil tindak lanjut instruksi Bawaslu RI untuk melakukan pencermatan terhadap dugaan potensi kegandaan keanggotaan Parpol yang didaftarkan pada saat diinput pada SIPOL Parpol.

“Proses pencermatan ini dilakukan oleh jajaran Panwaslih Aceh Utara melalui akun SIPOL yang diberikan oleh Bawaslu, sehingga ada dua ribuan data keanggotaan Partai Politik potensi ganda di internal Partai Politik yang terdaftar di SIPOL,” terang Furqan.

Atas temuan ini, sudah disampaikan ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara sebagai bahan masukan dalam proses verifikasi administrasi yang sedang dilakukan oleh KIP Aceh Utara. (CSB/Ril)

Share to...