PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

H08 Eh Indonesia E1664246579249 Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir Dan Angin KencangPin
Citra Satelit Himawari-8 IR Enhanced-Indonesia BMKG. (Sumber Foto : bmkg.go.id)

SatuAcehNews | Banda Aceh – Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem ini.

Berdasarkan Prospek Dinamika Atmosfer, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi akan adanya potensi cuaca ekstrem hingga tiga hari kedepan yang akan terjadi di sejumlah wilayah di Aceh.

Kondisi ini dipicu adanya peningkatan aktivitas dinamika atmosfer berupa meningkatnya suhu muka laut (SST) di perairan Barat Aceh, Indian Ocean Dipole (DMI indeks) yang menunjukkan nilai negatif -0.99 juga berkontribusi signifikan dalam mendukung suplai uap air dan pembentukan awan di wilayah Barat Sumatera termasuk Aceh.

“Disamping itu, beberapa indeks global lainnya juga bernilai signifikan seperti Rossby Equatorial, Kelembapan lapisan 850 HPA mencapai 80-100%, serta adanya belokan angin dan konvergensi,” terang Forecaster BMKG Aceh, Stya Juangga Dirta, dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (23/09/2022).

Rentetan fenomena tersebut berkorelasi dan mendukung peningkatan suplai uap air dari Samudera Hindia menuju Indonesia Bagian Barat termasuk Aceh, yang kemudian berkontribusi dalam peningkatan potensi pertumbuhan awan-awan konventif yang dapat menyebabkan terjadinya hujan, kilat petir dan angin kencang.

Adapun beberapa wilayah dengan potensi tinggi diantaranya wilayah pesisir Barat Aceh, meliputi ; (Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan).

Potensi yang sama juga terdapat di wilayah Tengah Hingga Tenggara, meliputi ; (Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam). Sedangkan wilayah Utara, meliputi ; (Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang).

Sejalan dengan menguatnya potensi cuaca ekstrem ini, pada sektor maritim juga perlu diwaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai empat meter atau lebih di perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, dan Samudera Hindia Barat Aceh.

“Potensi gelombang tinggi ini sejalan dengan peningkatan kecepatan angin permukaan yang terjadi, tercatat mencapai lebih dari 32 knots di wilayah Lhoknga dan Ulee Lheu. Serta diprakirakan masih terdapat potensi hingga tiga hari kedepan khususnya wilayah perairan Barat Aceh dan sekitarnya,” imbuh Stya.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun SIM Aceh, Zakaria SE, dalam hal ini menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang.

“Waspadai juga gelombang tinggi, dan lain-lain serta dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lain-lain,” terang Zakaria. (CSB)

Share to...