PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Tim Pemekaran Minta Pemkab Aceh Singkil Perjelas Peta dan Batas Kecamatan Pulau Banyak Barat

Img 20221012 140504 Tim Pemekaran Minta Pemkab Aceh Singkil Perjelas Peta Dan Batas Kecamatan Pulau Banyak BaratPin
Foto : Tangkapan layar Qanun Kabupaten Aceh Singkil Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pembentukan Kecamatan Pulau Banyak Barat.

SatuAcehNews | Singkil – Tokoh masyarakat Kecamatan Pulau Banyak Barat meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil memperjelas batas antara Kecamatan Pulau Banyak Barat dengan Kecamatan Pulau Banyak untuk menghindari konflik dimasa mendatang, Rabu, 12/10/2022.

Selama ini batas-batas wilayah yang di buat berdasarkan peta yang ada belum jelas dan diduga bertentangan dengan Qanun Kabupaten Aceh Singkil Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pembentukan Kecamatan Pulau Banyak Barat.

“Kami minta Pemkab Aceh Singkil memperjelas batas antara Kecamatan Pulau Banyak Barat dengan Kecamatan Pulau Banyak, agar tidak ada konflik di masa mendatang,” kata Fakhruddin Chan (73) yang merupakan tim pemekaran Kecamatan Pulau Banyak Barat pada Tahun 2010 lalu, Rabu, 12/10/2022.

Pasalnya, Fakhruddin (73) menambahkan bahwa saat ini banyak surat menyurat/administrasi sewa-menyewa kebun maupun jual beli kebun di tanda tangani oleh kepada desa yang berasal dari Kecamatan Pulau Banyak, sehingga di nilai kurang tepat dan berpotensi merugikan para pihak dimasa mendatang.

“Sudah jelas dalam Qanun Kabupaten Aceh Singkil, bahwa Kecamatan Pulau Banyak Barat sebelah Timur berbatas dengan Kemukiman Pulau Salapan,” terang Fakhruddin (73).

“Setahu kami Pulau Salapan itu adalah Pulau Balai, Teluk Nibung, Tapus-Tapus, Pulau Panjang, Pulau Baguk, Pulau Ragit, Pulau Palambak Kecil, dan Palambak Besar,” lanjutnya.

Disini kembali kami pertegas agar Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mempublikasikan Peta Kecamatan Pulau Banyak Barat sesuai dengan Qanun Kabupaten Aceh Singkil Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pembentukan Kecamatan Pulau Banyak Barat, pasal (5) ayat (2).

Kemukiman Pulau Salapan itu maksudnya kurang lebih “Delapan Pulau”. 8 Pulau itulah Kemukiman tersebut.

Untuk diketahui bahwa berdasarkan Qanun Kabupaten Aceh Singkil Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pembentukan Kecamatan Pulau Banyak Barat, Bab II Pembentukan Batas Wilayah dan Ibu Kota, pasal (5) ayat (1), Kecamatan Pulau Banyak Barat mempunyai batas-batas sebagai berikut :
a. Sebelah Timur berbatas Kemukiman Pulau Salapan;
b. Sebelah Barat berbatas dengan lautan Indonesia;
c. Sebelah Utara berbatas dengan lautan Indonesia;
d. Sebelah Selatan berbatas dengan lautan Indonesia.

Kemudian salah seorang warga Pulau Banyak Barat dalam bincang-bincang pagi bersama Reporter mengatakan bahwa dirinya pernah disampaikan informasi bahwa Pulau Tambarat masuk ke wilayah Desa Teluk Nibung, dan di Pulau tersebut dirinya memiliki sebidang kebun dengan bukti kepemilikan surat-surat sejak dari masa Belanda.

“Ada lagi yang saya dapat, Pulau Tambarat itu termasuk wilayah Teluk Nibung, saya sampaikan sampai saya mati, kalau saya menjual atau menyewakan kebun saya di Pulau Tambarat tidak akan mau menanda tanganinya ke sana. Dasar surat saya berasal dari Wilayah Desa Haloban mulai dari masa Belanda,” tambah Bakhtir (66). (AHA)

Share to...