PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

12 November 2022 ; Refleksi Hari Kesehatan Nasional Ke-58

Img 20221112 Wa0033 12 November 2022 ; Refleksi Hari Kesehatan Nasional Ke-58Pin

 

Oleh : Ns. Mulyadi, S.Kep.M.Kes (Pimpinan Klinik Landing Lhoksukon-Aceh Utara & Pemerhati Kesehatan)

Penetapan Hari Kesehatan Nasional (HKN) berawal ketika keberhasilan memberantas wabah malaria pada 12 November 1964. Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI, saat itu ratusan ribu jiwa terenggut nyawanya karena malaria.

Pemerintah berusaha melakukan pemberantasan malaria (Malaria Eradication) di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 1959, dibentuklah Dinas Pembasmian Malaria untuk menjalankan program tersebut.

Pembasmian malaria dilakukan dengan menggunakan insektisida dichloro diphenyl trichloroethane (DDT) yang disemprotkan secara massal di perumahan-perumahan warga.

Penyemprotan tersebut dilakukan di seluruh Jawa, Bali dan Lampung. Secara simbolis, penyemprotan insektisida dilakukan oleh Presiden Soekarno pada 12 November 1959 di Desa Kalasan, Yogyakarta.

Kegiatan itu juga dirangkai dengan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Setelah lima tahun bergulir, program pemberantasan malaria itu akhirnya berhasil. Sebanyak 63 juta penduduk Indonesia terlindung dari penyakit malaria.

Keberhasilan pemberantasan malaria pada tanggal 12 November 1964 itulah yang kemudian ditetapkan sebagai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN).

Dengan Keberhasilan Masa lalu ini menjadi pengalaman Bangsa Indonesia dalam penanganan dan keluar dari Pandemi Covid -19.

Dalam upaya Pemerintah menjalankan amanat UUD 1945 yaitu melindungi segenab Bangsa termasuk perlindungan di bidang Kesehatan tentunya sangat terdukung oleh pelayanan mitra succes kesehatan Pemerintah yaitu BPJS kesehatan.

Pemerintah tentunya juga tidaklah akan berhasil kalau tanpa dukungan penuh dari masyarakatnya, bersama-sama kita akan bisa melewati masa masa sulit ini.

Walaupun bangsa Indonesia telah mampu melewati masa krisis Pandemi Covid -19 yang hampir tiga tahun berjalan, Namun Bangsa indonesia tetap harus tetap waspada dan diharapkan kepada seluruh masyarkat Indonesia tidak lengah karena Covid -19 ini masih ada walaupun dengan varian baru yang lebih sof gejalanya, tetap patuhi peraturan pemerintah terkait Pandemi ini. ***

Share to...