PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Baca SatuAceh News di Google News

Sambut Hari Kemerdekaan, PKS Aceh Barat Lakukan Malam Renungan dan Upacara Bendera

Upacara Bendera Hut Pks Aceh BaratPin

SatuAcehNews – Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Aceh Barat melaksanakan malam renungan suci dan upacara bendera di Pantai Lhok Geulumpang, Aceh Jaya. Kegiatan dimulai sejak Senin (16/08/2021) dan diakhiri Selasa siang, tepat 17 Agustus 2021.

Para peserta yang terdiri dari 24 pengurus teras DPD PKS Aceh Barat ini menutup rangkaian kegiatan dengan melaksanakan upacara pengibaran bendera pada Hari Kemerdekaan  RI ke 76. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di alam bebas, tepatnya di Pantai Geulumpang. Tampak para peserta mempersiapkan beberapa tenda camping untuk mereka beristirahat.

Malam Renungan Sambut Hari Kemerdekaan

Peserta yang terdiri dari pengurus DPD PKS Aceh Barat telah berkumpul sejak Senin siang (16/08/2021). Acara dimulai setelah pelaksanaan Shalat Maghrib secara berjamaah. Malam renungan diisi dengan taujih atau arahan oleh Ketua DPD PKS Aceh Barat, Tgk. Fauzi, SP.

Dalam tausyiahnya, Fauzi meminta kader PKS khususnya para pengurus sungguh-sungguh mengisi kemerdekaan yang Allah berikan kepada bangsa ini dengan cara melayani rakyat. Agar selalu bernilai ibadah, semua kerja-kerja pelayanan haruslah diniatkan dengan sungguh-sungguh dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.

“Kerja-kerja pelayanan kader PKS harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan. Agar segala lelah kita dalam melayani rakyat bisa bernilai bukan saja di dunia, tapi juga di akhirat kelak,” ujar Tgk. Fauzi dalam taujihnya.

Tgk Fauzi juga acara yang dilaksanakan pada malam tersebut juga sebagai upaya agar sesama kader bisa saling mengenal lebih dekat.

“Jika kita bisa saling mengenal lebih dekat, kita dapat melatih kepekaan sosial setidaknya sesama kita. Jangan sampai ada saudara dekat kita yang saat ini sedang kesulitan, kita tidak dapat membantunya karena kita tidak mengetahuinya. Terlebih pada masa sekarang ini, banyak ikhwah kita yang sedang diuji Allah SWT dengan sakit dan isolasi mandiri,” lanjut Tgk. Fauzi.

Malam Renungan Kemerdekaan Ri Pks Aceh BaratPin
Malam Renungan memperingati HUT RI Ke 76 diisi dengan qiyamul lail shalat tahajjud berjamaah di pinggir Pantai Glumpang Aceh Jaya.

Sekretaris DPD PKS Aceh Barat, Tgk. Muthadha, ST, SE dalam keterangannya menyebut bahwa acara malam renungan menyambut hari kemerdekaan RI ini diisi dengan mengkhatamkan Al Qur’an. Masing-masing peserta diwajibkan menyelesaikan tilawah masing-masing 1 juz. Malam juga diisi dengan qiyamul lail dengan shalat tahajjud secara berjamaah hingga menjelang memasuki waktu Shubuh. Suara deburan ombak di sepertiga malam 17 Agustus menambah syahdu suasana malam itu.

Pks Aceh Barat Hormat Bendera Merah PutihPin

Laksanakan Upacara Bendera

Pada pagi harinya, para peserta melakukan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 tahun.

Tgk Fauzi didaulat sebagai pembina upacara. Sebagai inspektur upacara Juanda, pembacaan teks proklamasi oleh Sekretaris DPD Murthadha, ST, SE. Sedangkan teks Pembukaan UUD 1945 dibacakan Bendahara DPD Safrizal, SE.

Acara berjalan khidmad diiringi deburan ombak. Dalam amanatnya Tgk Fauzi menyampaikan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati sekarang adalah hasil perjuangan para pahlawan, para ulama, para leluhur kita yang tidak kenal pamrih. Yang tidak mengharap keuntungan dunia.

Seirama dengan amanat Ketua Majelis Syura DPP PKS, DR. Salim Segaf Aljufri, Tgk Fauzi mengingatkan setiap setiap kader untuk mengisi nikmat kemerdekaan RI dengan kerja penuh keikhlasan.

“Kitapun harus mengisinya dengan semangat ikhlas itu agar kita bisa mewariskan negeri ini pada generasi mendatang dengan penuh kebaikan,” sebut Fauzi dalam amanatnya.

Pancasila dan Undang-Undang Dasar negara kita sejalan dengan agama kita. Karena itu harus kita jaga sebagai warisan yang otentik dan tidak boleh ada yg merubahnya. Karena ia adalah warisan dari para syuhada yang telah memperjuangkan kemerdekaan negeri ini.

Baca SatuAceh News di Google News

Share to...