PRUcinta Prudential Syariah
PRUcerah Prudential Syariah

Baca SatuAceh News di Google News

FJL Aceh Lahirkan Lima Jurnalis Lingkungan, Siap Terjun ke Lapangan

Img 20221212 Wa0038 Fjl Aceh Lahirkan Lima Jurnalis Lingkungan, Siap Terjun Ke LapanganPin
Pengurus FJL Aceh bersama lima peserta yang telah menjalani wisuda. (Foto : Ist)

SatuAcehNews | Aceh Jaya – Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh mewisudakan lima orang peserta sekolah jurnalis yang telah mengikuti serangkaian kelas jurnalistik berbasis lingkungan pada FJL Aceh.

Sejak bulan Februari hingga Desember tahun 2022 mereka menjadi peserta sekolah jurnalis, dan diwisuda di sela-sela kegiatan kemah Jurnalistik pada 9-11 Desember 2022 di kawasan Konservasi Penyu Aroen Meubanja, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya.

Koordinator FJL Aceh, Zulkarnaini Masry, menerangkan, para peserta yang di wisuda telah dibekali ilmu jurnalistik lingkungan yang cukup mumpuni sehingga diharapkan dapat menjadi aktor kampanye isu konservasi di kalangan anak muda.

“Anak muda sekarang harus menjadi corong konservasi dan isu-isu lingkungan saat ini,” ujar Zoelmasry, sapaan akrab Zulkarnaini dalam keterangan tertulisnya yang diterima SatuAcehNews, Senin (12/12/2022).

Para peserta, kata Zoelmasry, kerap kali dilibatkan dalam berbagai kegiatan FJL dan sering diterjunkan langsung ke lapangan untuk meliput berbagai persoalan lingkungan yang ada di Provinsi Aceh.

“Sebelumnya ada sepuluh orang peserta kelas jurnalis, namun hanya lima yang bisa bertahan hingga di wisuda. Semoga mereka konsisten terlibat dan aktif memberitakan isu konservasi dan lingkungan ini,” harap Zoelmasry.

Kelimanya juga telah menyelesaikan proses magang selama tiga bulan di beberapa media lokal Aceh seperti Digdata.id, Bithe.co, AJNN.net, Dialeksis.com dan Lensakita.com. Bahkan juga sudah mulai bekerja di medianya masing-masing.

Salah seorang peserta wisuda, Haris Al Qausar, mengatakan, selama ini dirinya sangat beruntung bisa belajar ilmu jurnalistik dengan para ahlinya dan mendapatkan banyak pengalaman liputan tentang isu-isu lingkungan.

“Walaupun saya tidak berlatarbelakang lingkungan, namun setelah mengikuti sekolah jurnalistik lingkungan ini saya dapat membuat karya jurnalistik yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan,” ujar Haris.

Haris berharap agar kedepannya semakin banyak lembaga seperti FJL yang menyediakan ruang kepada anak muda untuk ikut aktif mengkampanyekan isu konservasi dan lingkungan yang ada di Aceh.

“Karena semakin banyak anak muda yang terlibat dengan isu lingkungan maka semakin banyak juga pewaris bumi ini,” tutup Haris. (CSB)

Baca SatuAceh News di Google News

Share to...