Beranda Sepak Bola Drama Sembilan Gol, PSG Kalahkan Bayern Munchen di Semifinal Pertama Liga Champions

Drama Sembilan Gol, PSG Kalahkan Bayern Munchen di Semifinal Pertama Liga Champions

288
0

JAKARTA – Juara bertahan Paris Saint-Germain harus bekerja keras sebelum mengalahkan Bayern Munich unggulan pertama 5-4 dalam semifinal Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Rabu, 29 April 2026 WIB. Meskipun menang dalam drama sembilan gol, PSG belum bisa memastikan tempat di final karena masih ada pertandingan kedua di markas Bayern.

Pertandingan besar antara tim unggulan dalam Liga Champions. Terutama setelah Bayern dan PSG mengeliminasi lawan-lawan mereka di perempat final. Bayern menunjukkan performa terbaik mereka saat mengalahkan Real Madrid. Mereka menang 2-1 di kandang Madrid dan kemudian mengalahkan lawan yang sama 4-3 di kandang Bayern.

Sementara itu, PSG berhasil menghentikan langkah Liverpool dengan menang 2-0 dalam dua pertandingan kandang dan tandang. Namun, keberhasilan mereka dalam mengeliminasi lawan membuat kedua tim harus bertemu di babak semifinal.

PSG, yang bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan pertama, terlambat memulai dan kebobolan terlebih dahulu melalui tendangan penalti dari Harry Kane. Namun, tim Luis Enrique mampu bangkit dan bahkan unggul 5-2. Namun, Bayern menolak untuk menyerah dan berhasil mencetak dua gol dalam empat menit, sehingga mengurangi kekalahan menjadi 5-4.

Skor belum bisa memastikan kualifikasi PSG ke final karena masih ada pertandingan kedua di markas Bayern di Stadion Allianz Arena, 7 Mei 2026 dini hari WIB. Di babak kedua dari pertandingan besar, PSG hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengeliminasi Bayern. Namun, peluang tim Vincent Kompany juga tidak tertutup sama sekali.

Namun, mereka harus menang minimal 2-0 untuk unggul 6-5 secara agregat saat bermain di kandang. Jika menang 1-0, pertandingan akan lanjut ke waktu tambahan dan kemudian berakhir dengan adu penalti.

Dalam pertandingan besar tersebut, Bayern mengambil inisiatif untuk menyerang meskipun bermain di kandang. Serangan mereka langsung membuahkan hasil ketika pemain sayap Luis Diaz dilanggar di kotak penalti pada menit ke-15.

Wasit juga menunjuk titik putih dan eksekusi penalti dilakukan dengan baik oleh Kane. Gol ke-13 kapten timnas Inggris tersebut dalam kompetisi Eropa membawa Bayern, yang baru saja memenangkan gelar Bundesliga Jerman, unggul 1-0.

Gol tersebut juga membuat pemain PSG tersengat. Namun, mereka kembali menghadapi permainan Bayern yang menyerang.

Bahkan Kane hampir mencetak gol keduanya ketika menerima umpan Michael Olise. Dia sudah melewati kiper Matvey Safonov namun bola yang hampir masuk ke gawang PSG berhasil diblok oleh bek Marquinhos.

Selanjutnya, PSG berusaha bangkit dan bermain sepakbola menyerang untuk menyamakan skor. Upaya tuan rumah hampir membuahkan hasil ketika Ousmane Dembele satu lawan satu dengan kiper Manuel Neuer. Namun, usaha pemenang Ballon d’Or masih bisa digagalkan oleh Neuer.

Namun, winger Khvicha Kvaratskhelia tidak melakukan kesalahan ketika berhasil menembus area penalti sebelum mengalahkan Neuer pada menit ke-25. Skor berubah menjadi 1-1 yang membuat PSG lebih agresif dalam menekan pertahanan Bayern.

Pada menit ke-33, PSG setelah beberapa kali gagal menambah gol akhirnya berbalik unggul melalui gelandang Joao Neves. Gol bermula dari tendangan sudut dan Dembele kemudian mengarahkan bola ke Neves yang mencetak gol dengan kepala untuk mengalahkan Neuer. Skor berubah menjadi 2-1 untuk PSG.

Pertandingan semakin panas saat Bayern terus bermain secara ofensif. Akibatnya, tendangan keras Olise berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-41.

Segera setelah babak pertama, PSG kontroversialnya mendapatkan penalti setelah Alphonso Davies dinyatakan handsball. Wasit harus meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum menunjuk titik putih. Eksekusi diselesaikan oleh Dembele, yang membawa PSG kembali memimpin 3-2. Skor tetap sampai babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, PSG mengambil inisiatif untuk menyerang. Akibatnya, mereka langsung mencetak dua gol dalam dua menit. Kvaratskhelia yang menyambut umpan silang dari bek sayap Achraf Hakimi berhasil mencetak brace yang memberi PSG keunggulan 4-3 pada menit ke-56.

Gol pemain timnas Georgia itu membuat Les Parisiens lebih agresif dalam menekan pertahanan Bayern. Dan hanya dua menit kemudian, Dembele mengonfirmasi keunggulan juara bertahan Liga Champions.

Keberhasilan Dembele mengikuti jejak Kvaratskhelia dengan mencetak brace untuk memberi PSG keunggulan 5-2. PSG diprediksi akan menang besar dan membuka pintu menuju final.

Namun, Bayern tetap menolak untuk menyerah. Mereka juga mengubah tekanan. Akibatnya, Die Bayern berhasil mencetak dua gol dalam waktu relatif singkat.

Dayot Upamecano berhasil mengurangi defisit ketika ia menyontek tendangan bebas Joshua Kimmich pada menit ke-65. Skor berubah menjadi 5-3 tetap untuk keunggulan PSG.

Namun, Bayern tetap mencoba untuk menyerang. Hanya tiga menit kemudian, Diaz berhasil melewati Marquinhos untuk menjebol gawang tuan rumah. Asisten wasit telah mengibarkan bendera yang menunjukkan Diaz dalam posisi offside. Namun, dia berada dalam posisi onside dan wasit mengkonfirmasi gol tersebut.

Skor berubah 5-4 untuk PSG. Bayern berusaha menyamakan kedudukan, namun usaha mereka gagal. Skor tetap sampai akhir pertandingan yang membuat pertandingan kedua tetap panas dan ketat.