Madrid Menang Dramatis Atas Vallecano
Madrid – Kemenangan dramatis Real Madrid saat menjamu Rayo Vallecano dalam pertandingan La Liga Spanyol. Penalti Kylian Mbappe di menit ke-90+10 menjadi faktor penentu kemenangan 2-1 dalam pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu, 1 Februari 2026 WIB.
Madrid harus menerima kenyataan pahit karena mereka dikecam oleh pendukungnya sendiri saat menjamu Vallecano. Kekalahan 4-2 dari Benfica dalam pertandingan terakhir babak kualifikasi Liga Champions seperti puncak kekecewaan fans atas performa buruk Los Merengues.
Meskipun klub telah mengganti pelatih karena Xabi Alonso dianggap gagal memenuhi harapan, dia langsung dipecat di tengah kompetisi. Penggantinya, Alvaro Arbeloa, belum sepenuhnya mencapai harapan meskipun performa Madrid tidak mengecewakan.
Hanya kekalahan dari lawan klub dari divisi lebih rendah Albacete yang mengakibatkan mereka tersingkir di Copa del Rey dan kemudian di Liga Champions, menjadikan tim sebagai sasaran ejekan bagi pendukung. Lebih ironis lagi, kekalahan dari Benfica membuat Madrid harus memainkan play-off untuk mendapatkan tiket ke babak 16. Ironisnya, di babak itu, Madrid bertemu Benfica lagi.
Hasil buruk dalam kompetisi Eropa seperti batu kerikil yang mengganggu para pemain Madrid saat bermain di kandang. Situasi semakin memburuk ketika gelandang Jude Bellingham mengalami cedera. Pertandingan baru berjalan selama 10 menit, Bellingham terjatuh dan merasakan nyeri di bagian belakang pahanya. Pemain timnas Inggris itu harus menangis saat merasakan sakit dari cedera hamstring.
Cedera tersebut memakan waktu yang cukup lama sehingga mengancam peluang Bellingham untuk tampil di Piala Dunia 2026. Hanya setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Bellingham hanya perlu istirahat selama tiga minggu untuk pulih.
Posisi Bellingham digantikan oleh Brahim Diaz, yang sebenarnya berperan dalam penciptaan gol pertama Madrid. Umpan dari Diaz berhasil diselesaikan oleh Vinicius Junior pada menit ke-15.
Skor berubah menjadi 1-0 untuk Madrid. Setelah gol itu, Madrid sebenarnya terus menekan. Namun, upaya mereka tidak membuahkan hasil dan skor tetap sama hingga setengah pertama berakhir.
Masuk babak kedua, Madrid tidak mengubah permainan. Hanya saja, Vallecano mencoba mengejar ketertinggalan dari Madrid. Bahkan tim tamu mampu membuat kejutan dengan menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-49. Gol Vallecano diciptakan oleh Jorge de Frutos yang menyambut umpan Alvaro Garcia.
Tidak sampai di situ, Vallecano seharusnya berbalik unggul jika Andrei Ratiu tidak melewatkan peluang bagus. Berawal dari aksi Ratiu yang berlari menyambut bola dan berhadapan dengan kiper Thibaut Courtois. Namun, kiper asal Belgia itu berhasil membuat penyelamatan gemilang yang menggagalkan tendangan Ratiu.
Hanya saja, ketika Vallecano berhasil menyamakan permainan Madrid, mereka kehilangan seorang pemain. Gelandang Pathe Ciss melakukan pelanggaran keras terhadap Dani Ceballos sehingga membuatnya menerima kartu merah di menit ke-80.
Bermain dengan 10 orang, Vallecano memilih untuk memperkuat barisan pertahanan. Situasi ini dimaksimalkan oleh Madrid untuk menambah gol dengan membatasi lawan. Namun, upaya Madrid tidak membuahkan hasil.
Ketika pertandingan memasuki waktu tambahan, akhirnya Madrid menambah satu gol dari titik penalti. Bek Nobel Mendy melakukan pelanggaran terhadap Diaz di kotak penalti yang membuat wasit menunjuk ke titik putih. Eksekusi penalti juga dieksekusi dengan baik oleh Mbappe.
Skor berubah menjadi 2-1. Tak lama setelah itu, Vallecano bermain dengan 10 orang menyusul pelanggaran Pep Chavarria terhadap Rodrygo. Dia menerima kartu kuning kedua yang diikuti dengan kartu merah.
Kemenangan atas Vallecano membuat Madrid berhasil memangkas selisih poin dengan pemimpin klasemen Barcelona. Sekarang, Madrid memiliki 54 poin atau selisih satu poin dari Barca.
Sementara itu, Vallecano berjuang di posisi terbawah. Mereka patut mewaspadai karena mereka berada di peringkat 17 atau satu strip di atas zona degradasi. Dengan 22 poin, Vallecano hanya berjarak satu poin dari Mallorca yang berada di posisi ke-18.


.jpg)


