JAKARTA – Sassuolo sempat tertinggal satu gol ketika bek Jay Idzes melakukan handball yang mengakibatkan penalti. Meskipun mereka tertinggal duluan, Sassuolo masih mampu mengalahkan Cagliari 2-1 dalam pertandingan Serie A Italia di Stadion Mapei-Citta del Tricolore, Sabtu, 4 April 2026 WIB.
Idzes tetap menjadi pilihan utama pelatih Fabio Grosso meskipun harus melakukan perjalanan jauh setelah memperkuat timnas Indonesia dalam pertandingan internasional melawan St. Kitts & Nevis dan Bulgaria. Begitu selesai dua pertandingan tersebut, Idzes segera kembali ke Italia untuk mempersiapkan diri untuk Serie A.
Meskipun harus melakukan perjalanan jauh dari Indonesia ke Eropa dengan tujuan Italia, Idzes tetap menunjukkan kesiapan dan performa maksimal. Hal ini membuat Grosso tetap memberikan kepercayaan kepada kapten timnas Indonesia untuk berdiri di jantung pertahanan Sassuolo. Bahkan, ia bermain penuh dalam pertandingan tersebut.
Di sisi lain, mitranya, Tarik Muharemovic yang membawa Bosnia-Herzegovina lolos ke Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Italia tidak bermain. Muharemovic masih duduk di bangku cadangan, namun tidak tampil. Begitu juga dengan pemain-pemain kunci seperti Armand Lauriente dan Andrea Pinamonti yang turut berperan dalam kemenangan Sassuolo tidak bermain penuh.
Penampilan pertama setelah berakhirnya jeda pertandingan internasional cukup memuaskan bagi I Neroverdi. Mereka mampu mendapatkan tiga poin yang membuat Sassuolo bertahan di tengah-tengah klasemen. Saat ini, Sassuolo berhasil menempati posisi ke-10 dengan 39 poin. Sama dengan Udinese, namun Sassuolo memiliki selisih gol lebih baik.
Sementara itu, Cagliari masih berjuang di dasar klasemen setelah gagal menambah poin. Mereka berada di posisi ke-15 dengan 30 poin. Kekalahan membuat Cagliari hanya terpaut tiga poin dari Lecce yang berada di zona degradasi.
Pertandingan itu sendiri cukup ketat dan imbang. Sassuolo memulai pertandingan dengan peluang bagus melalui gelandang Kristian Thorstvedt. Namun tembakannya masih melebar. Cagliari juga merespons dengan serangan yang mengancam gawang Sassuolo. Namun, upaya gelandang serang Sebastiano Esposito tidak berhasil.
Setelah gagal memanfaatkan sejumlah kesempatan, Cagliari akhirnya berhasil unggul saat mendapatkan penalti. Wasit memberikan penalti mengikuti pelanggaran Idzes karena handball.
Wasit memeriksa insiden itu melalui VAR. Hasilnya, Idzes dinyatakan menyentuh bola sehingga wasit menunjuk titik putih. Penalti dieksekusi oleh Esposito meskipun ujung jari kiper Arijanet Muric sebenarnya menyentuh bola.
Gol yang tercipta pada menit ke-30 memberikan keunggulan 1-0 untuk Cagliari. Tidak ada gol tambahan yang tercipta meskipun Sassuolo hampir menyamakan skor. Termasuk peluang bagus dari Lauriente. Namun tendangan bebas ini sedikit tinggi melewati mistar gawang. Keunggulan satu gol Cagliari tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Sassuolo langsung menyerang dengan permainan agresif. Upaya mereka tidak sia-sia karena hanya dalam lima menit pertandingan, Sassuolo berhasil mencetak gol melalui Ulisses Garcia.
Gol ini bermula dari tendangan sudut Sassuolo yang diantisipasi oleh bek Yerry Mina. Dia bermaksud melempar bola namun malah diterima oleh Garcia.
Pemain asal Swiss ini mengendalikan bola dan kemudian melepaskan tendangan voli setengah yang menghujam gawang Cagliari.
Ini merupakan gol pertama Garcia sejak direkrut dari Marseille bulan Januari lalu.
Skor berubah menjadi 1-1 yang membuat Sassuolo semakin bersemangat untuk menekan pertahanan Cagliari. Setidaknya, tuan rumah mendapat kesempatan untuk membalikkan keadaan melalui Domenico Berardi dan bahkan Luca Lipani berhasil mencetak gol. Namun gol itu dianulir karena ia berada dalam posisi offside saat menerima bola dari Thorstvedt.
Setelah banyak percobaan yang gagal, penyerang Andrea Pinamonti akhirnya berhasil membobol gawang lawan pada menit ke-78. Menerima umpan dari Darryl Bakola, ia memperlihatkan keterampilan menguasai bola dengan membelakangi gawang. Pinamonti kemudian berbalik menghadap gawang dan langsung melepaskan tembakan keras yang mengalahkan kiper Elia Caprile.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk Sassuolo. Tidak ada gol tambahan dan dari kemenangan tersebut, Sassuolo berhasil mendapatkan tiga poin penting.




