Beranda Dunia Kami membangun sebuah istana di panggung lengkap dengan kubu pertahanan: bagaimana band...

Kami membangun sebuah istana di panggung lengkap dengan kubu pertahanan: bagaimana band thrash Jerman tahun 80

4
0

Pada tahun 1986, popularitas thrash metal mulai meningkat di seluruh dunia. Band-band seperti Slayer, Megadeth, dan Metallica dari California merilis album-album landmark yang mengubah arah musik rock selamanya. Namun, di Jerman, Kreator, Sodom, Destruction, dan Tankard sedang membentuk jalur mereka sendiri di dunia thrash metal.

Meskipun kurangnya kesopanan dan tampilan profesional, keempat band ini menunjukkan agresivitas yang luar biasa dalam musik mereka. Mereka memengaruhi generasi berikutnya dari musisi death dan black metal tanpa disadari.

Dalam sebuah wawancara, Marcel “Schmier” Schirmer dari Destruction mengatakan bahwa musik thrash pertama Jerman lebih kasar dan kejam. Mereka tidak pernah mencoba menjadi musisi terbaik, tetapi fokus pada penulisan lagu yang keras dan menggebrak.

Tahun 1986 ditandai dengan perilisan album-album penting oleh Kreator, Destruction, dan Sodom, yang menunjukkan vokal balas dari kehidupan tambang batu bara di Jerman.

Meskipun musik thrash Jerman dianggap aneh oleh pers musik Jerman, band-band ini terus belajar dari band luar negeri yang lebih berpengalaman. Mereka terus mengasah kemampuan mereka dan terinspirasi oleh band-band seperti Slayer, Venom, dan Judas Priest.

Di Jerman Timur, band metal seperti Formel 1 juga mulai menunjukkan kekuatan mereka dengan album live mereka yang dirilis pada tahun 1986. Meskipun terjadi diskriminasi terhadap rock di Jerman Timur, beberapa band berhasil menyebarkan musik mereka ke seluruh negeri.

Meskipun perubahan genre musik pada tahun 90-an, band-band thrash metal Jerman tetap berjuang dan menemukan kembali popularitas mereka pada tahun 2000-an. Mereka terus menjadi pilar penting dalam dunia thrash metal internasional.

Sodom, Kreator, dan Destruction tetap aktif dalam industri musik hingga saat ini. Mereka terus melakukan tur konser di seluruh dunia dan menjadi inspirasi bagi generasi baru musisi thrash metal. Saat ini, mereka menjadi salah satu penggerak utama dari revolusi thrash metal klasik dan terus menunjukkan kegigihan dalam menghadapi ketidakpastian dunia saat ini.