Beranda Sepak Bola 10 Pemain Real Madrid Dramatis Mengalahkan Atletico dan Bayangkan Barcelona

10 Pemain Real Madrid Dramatis Mengalahkan Atletico dan Bayangkan Barcelona

11
0

Madrid Menang Dramatis Atas Atletico di Derbi Madrid

Real Madrid berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 3-2 dalam pertandingan LaLiga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Senin, 23 Maret 2026 dini hari waktu Indonesia. Dalam Derbi Madrid, Madrid harus bermain dengan 10 pemain setelah kapten Federico Valverde dikirim keluar pada menit ke-77 namun berhasil memangkas selisih poin dan kembali mengungguli pemuncak klasemen Barcelona.

Madrid dalam tekanan setelah Barca menang 1-0 atas Rayo Vallecano. Kemenangan itu membuat Barca berhasil meninggalkan Madrid yang bermain derby melawan Atletico.

Atletico adalah lawan yang sulit bagi tim yang dilatih oleh Alvaro Arbeloa ini. Apalagi, skuat Madrid tidak lengkap setelah kehilangan kiper Thibaut Courtois yang mengalami cedera otot selama laga kedua babak 16 besar Liga Champions.

Posisi Courtois digantikan oleh Andriy Lunin yang berjuang melawan permainan serangan duo Antoine Griezmann dan Julian Alvarez. Mereka didukung oleh Ademola Lookman untuk menambah kekuatan.

Sementara itu, Arbeloa tidak mengubah komposisi pemain dengan menempatkan Vinicius Junior berduet dengan Brahim Diaz. Pemain bintang Kylian Mbappe kembali dimulai dalam pertandingan dengan duduk di bangku cadangan.

Pertandingan berlangsung sengit seperti yang diharapkan. Namun, Madrid, yang mengambil inisiatif untuk menyerang, mendominasi permainan. Bahkan, Los Merengues hampir mencetak gol ke gawang Atletico ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit. Tembakan keras kapten Federico Valverde masih mengenai tiang gawang.

Atletico kemudian merespons dengan serangan balik. Namun, percobaan Marcos Llorente untuk menyambut umpan Griezmann berhasil digagalkan dengan brilian oleh Lunin.

Meskipun gagal mengkonversi peluang, Atletico akhirnya berhasil menembus kebuntuan ketika pertandingan memasuki menit ke-33. Melalui serangan yang dibangun oleh Matteo Ruggeri yang kemudian memberikan bola kepada Giuliano Simeone. Putra pelatih Atletico, Diego Simeone lalu melepaskan umpan yang diselesaikan oleh Lookman.

Gol dari mantan pemain Atalanta itu memberi Los Rojiblancos keunggulan 1-0. Madrid sebenarnya mencoba untuk mengejar dengan bermain secara ofensif. Namun serangan-serangan mereka selalu bertepuk sebelah tangan sehingga skor tetap sama hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Madrid tidak melambatkan permainan. Dengan penguasaan bola mencapai 70%, Madrid melakukan lebih banyak serangan. Usaha mereka tidak sia-sia. Dan pada menit ke-52, Madrid mendapat kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan setelah bek David Hancko melakukan pelanggaran di kotak penalti. Dia menjatuhkan Diaz, yang membuat wasit meninjau insiden tersebut melalui VAR.

Akibatnya, terjadi pelanggaran dan wasit menunjuk titik putih. Eksekusi penalti dilakukan dengan baik oleh Vinicius Jr yang mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut ternyata memacu adrenalin para pemain Madrid.

Terbukti, mereka tidak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan. Hanya tiga menit kemudian, Valverde berhasil mengalahkan kiper Juan Musso, yang membuat skor berubah menjadi 2-1.

Pertandingan terus berlangsung sengit dan ketat. Atletico menolak untuk menyerah dan berusaha untuk bermain secara ofensif untuk keluar dari tekanan. Meskipun mereka sempat tertinggal, akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan ketika pemain pengganti Nahuel Molina menyambut umpan Alvarez untuk menggetarkan gawang Lunin dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Gol yang tercipta pada menit ke-66 membuat skor menjadi 2-2.

Madrid kembali memberikan tekanan. Mereka tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan tiga poin untuk menjaga persaingan merebut gelar LaLiga. Kesabaran para pemain Madrid juga berbuah manis. Vinicius Jr berhasil mencetak brace ketika menyelesaikan umpan dari bek Trent Alexander-Arnold pada menit ke-72.

Dalam posisi unggul 3-2, Madrid kehilangan satu pemain. Valverde, yang juga turut menyumbang gol bagi Madrid, harus meninggalkan arena setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Alejandro Baena pada menit ke-77. Keputusan wasit itu diprotes oleh para pemain Madrid sehingga ia kemudian meninjau insiden tersebut melalui VAR.

Hasilnya jelas ketika Valverde melakukan kesalahan sehingga wasit tetap mempertahankan keputusannya. Madrid pun bermain dengan 10 orang dan berusaha untuk menjaga keunggulannya.

Meskipun harus memperkuat sektor belakang dan fokus pada pertahanan, Madrid berhasil mengamankan tiga poin setelah menang 3-2. Hasil ini membuat Madrid, yang menempati peringkat kedua, mampu mengurangi selisih poin dengan Barca. Saat ini, Madrid memiliki 69 poin. Terpaut empat poin dari Barca yang menempati puncak klasemen.

Sementara itu, Atletico yang gagal mendapatkan poin tidak bisa meningkatkan peringkat mereka. Mereka tetap berada di zona Liga Champions dengan menempati posisi keempat. Dengan 57 poin, Atletico hanya berselisih satu poin dari Villarreal yang berada di posisi ketiga.