Madrid – Federico Valverde dikartu merah saat Real Madrid menumpas Atletico Madrid 3-2. Pelatih Madrid Alvaro Arbeloa mengaku sulit memahami keputusan wasit itu.
Valverde gagal menyempurnakan penampilannya dalam duel Madrid vs Atletico, Senin (23/3) dinihari WIB. Bintang sepakbola Uruguay itu menyumbang satu gol yang membawa Los Blancos berbalik unggul di awal babak kedua, tapi kemudian harus meninggalkan permainan lebih awal.
Valverde cuma bermain selama 77 menit sebelum dikartu merah oleh wasit Jose Luis Munuera. Valverde mengganjal Alex Baena sehingga tersungkur, tekelnya menghantam pergelangan kaki lawan.
Pengusiran Federico Valverde membuat Madrid pincang. Atletico lebih leluasa menggempur dan nyaris menyamakan kedudukan setelah upaya Julian Alvarez mengenai mistar gawang. Pada prosesnya Madrid mampu mempertahankan keunggulan 3-2 sampai laga selesai dan Arbeloa meyakini, Valverde tidak layak dikartu merah.
“Kami telah menunjukkan karakter dan kekuatan mental. Kami harus menderita karena bermain dengan satu pemain lebih sedikit,” ujar dia dikutip Football-Espana.
“Saya berpandangan berbeda tentang kartu merahnya, tapi saya berterima kasih kepada Jose Luis (Munuera Montero) karena mendatangi saya untuk menjelaskan mengapa dia mengusir Valverde,” sambung Alvaro Arbeloa.
“Dia bilang kepada saya bahwa kontaknya berlebihan, tapi saya tidak menganggapnya demikian. Tidak ada niatan untuk menyakiti atau mencederai pemain lawan. Ini toh pandangan saya, berbeda dari dia.”
“Kartu merahnya membuat semuanya jadi lebih sulit, dan kami harus banyak menderita. Setiap kemenangan itu titik balik. Sekarang kami bersaing lagi untuk titel liga. Target kami tercapai,” Arbeloa mengatakan usai Real Madrid memenangi Derby Madrid tadi malam.






