Pada pertandingan perempat final Liga Champions antara Bayern Munich dan Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu, 8 April 2026 dini hari waktu Indonesia Barat, Bayern Munich berhasil meraih kemenangan penting dengan skor 2-1. Meski demikian, pelatih Vincent Kompany menyatakan bahwa Bayern masih dalam bahaya.
Kemenangan yang sangat penting bagi Bayern karena diraih di kandang sendiri. Selain itu, klub elit Bundesliga Jerman ini berhasil mengalahkan tim terbaik di dunia, yang meningkatkan kepercayaan diri Harry Kane cs.
Kemenangan ini menjadi yang pertama setelah sembilan kali gagal mengalahkan Los Merengues dalam kompetisi Eropa, sehingga Bayern menjadi unggulan untuk meraih trofi Liga Champions. Mereka sekarang hanya satu langkah lagi dari kualifikasi ke babak semifinal karena pertandingan kedua akan dihelat di kandang Bayern di Stadion Allianz Arena, Kamis, 16 April 2026 dini hari waktu Indonesia Barat.
Namun, keunggulan 2-1 di leg pertama belum menjamin eliminasi Madrid oleh Bayern. Kompany mengatakan bahwa meski menang dengan selisih tipis, ia tidak kecewa.
Namun, ia mengakui bahwa Die Bayern masih dalam bahaya karena menghadapi tim seperti Madrid yang memiliki mental juara dalam kompetisi Eropa. Kemenangan hingga 15 kali dan rekor terbanyak yang dipegang oleh Madrid adalah bukti valid bahwa Madrid tidak boleh diremehkan.
“Dalam bahaya kami masih merasa senang… Kemenangan di Bernabeu dengan skor apapun tetap hasil yang sangat bagus. Ini adalah modal berharga saat kami bermain dalam pertandingan kedua,” kata Kompany seperti dikutip dari situs UEFA.
“Kami masih berada dalam bahaya. Karena kami menghadapi lawan yang berbahaya. Lihatlah kualitas pemain individunya. Kami tetap menghormati Madrid ketika mereka bermain di kandang Bayern. Jadi, saya harap kami dapat mempertahankan performa ini dan menang dalam pertandingan kedua ini. Apalagi, penyerang kami adalah yang terbaik,” katanya.
Pada pertandingan tersebut, Bayern tampil sangat impresif. Pemimpin klasemen Bundesliga ini langsung unggul melalui gol dari Luis Diaz dan Kane yang membobol gawang Andriy Lunin ketika babak kedua dimulai. Gol Kane tidak sepenuhnya mematikan bagi Madrid.
Mereka mampu bangkit dan berhasil mencetak gol yang memperkecil selisih menjadi 2-1 melalui Kylian Mbappe. Namun, tim yang dilatih oleh Alvaro Arbeloa memang kurang beruntung sehingga tidak mampu menyamakan skor. Namun, Madrid masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan di leg kedua.
Di sisi lain, Bayern masih memiliki semangat tinggi untuk menyelesaikan pertandingan kedua dengan menargetkan kemenangan.
“Kami menghargai lawan. Dan hal ini membuat para pemain akan kembali melakukan yang terbaik untuk menang. Jika kita menghadapi salah satu tim terbaik, itu adalah tantangan bagi kami untuk kembali menang,” ujar Kompany.
Sementara itu, Diaz mengatakan bahwa tim tampil sangat baik dan pantas meraih kemenangan. Keberhasilan mengalahkan Madrid jelas memberi keuntungan bagi Bayern. Namun, ia memastikan bahwa tim tetap fokus pada pertandingan kedua yang akan dihelat di kandang.
“Hasil ini tentu yang kami inginkan. Kami bermain sesuai rencana permainan dengan sangat baik, terutama di babak pertama. Bahkan, seharusnya kami bisa menambah satu gol lagi,” kata Diaz.
“Kemenangan ini memberi kami sedikit keuntungan saat kami bermain pertandingan kedua di kandang. Namun, kami harus tetap fokus dan sepenuhnya siap untuk pertandingan minggu depan,” kata mantan pemain sayap Liverpool tersebut.






