Beranda indonisia Indonesia mencari gencatan senjata permanen di Lebanon, menghormati kedaulatan

Indonesia mencari gencatan senjata permanen di Lebanon, menghormati kedaulatan

8
0

Staf Anadolu

18 April 2026•Pembaruan: 18 April 2026

Indonesia pada hari Sabtu meminta gencatan senjata yang berlangsung di Lebanon dan mendesak semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan melindungi warga sipil, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri kepada Anadolu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl mengatakan Jakarta “dekat†mengikuti negosiasi antara Israel dan Lebanon, yang difasilitasi oleh Amerika Serikat.

“Kami berharap negosiasi dapat mencapai gencatan senjata permanen,†kata Nabyl dalam pesan teks.

Indonesia berharap negosiasi “dapat mencapai gencatan senjata permanen dan mengarah pada langkah-langkah konkret untuk menghindari korban warga sipil lebih lanjut” dan memburuknya situasi kemanusiaan, tambahnya.

Jakarta menekankan bahwa keberanian tetap kritis, mendesak semua pihak untuk menghormati kedaulatan negara dan mematuhi norma-norma internasional, termasuk hukum kemanusiaan.

“Semua pihak harus menahan diri sejauh mungkin, menghormati kedaulatan negara, hukum internasional, termasuk hukum kemanusiaan dan perlindungan warga sipil,†tambah pernyataan tersebut.

Pernyataan itu muncul di tengah gencatan senjata rapuh di Lebanon setelah Presiden AS Donald Trump pada Kamis mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat untuk gencatan senjata 10 hari.

Gencatan senjata terjadi setelah negosiasi yang difasilitasi oleh AS antara kedua belah pihak pada Selasa di Washington, DC.

Namun, angkatan bersenjata Lebanon mengatakan pada Jumat pagi bahwa mereka mencatat beberapa pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, termasuk penembakan sporadis yang menargetkan desa-desa di selatan Lebanon.

AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari, memicu balasan dari Tehran terhadap sekutu AS di Teluk, serta dari kelompok Hezbollah di Lebanon.

Israel kemudian mulai menyerang selatan Lebanon, menewaskan hampir 2.200 orang dan mengungsikan 1 juta lebih dalam enam minggu terakhir.

Namun, Trump pada Jumat mengatakan bahwa dia tidak akan membiarkan Israel melanjutkan serangan terhadap Lebanon.

Indonesia kehilangan setidaknya tiga pasukan perdamaian yang dikerahkan di Lebanon di bawah mandat PBB selama serangan Israel. Jakarta telah meminta penyelidikan transparan terkait serangan tersebut.

Perang Iran juga sedang dihentikan, dan upaya untuk mengakhirinya secara permanen sedang berlangsung.