Beranda indonisia Prabowo menuju Rusia untuk mengamankan stok energi dan pupuk untuk Indonesia di...

Prabowo menuju Rusia untuk mengamankan stok energi dan pupuk untuk Indonesia di tengah ketegangan Timur Tengah

3
0

Presiden Indonesia Prabowo Subianto berangkat dari Jakarta pada malam 12 April menuju Moskow untuk bertemu dengan rekan sejawatnya dari Rusia di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah yang tak kunjung reda.

Prabowo dan Presiden Vladimir Putin diharapkan akan melakukan pembicaraan bilateral yang berfokus pada potensi pengadaan produk energi dan bahan baku Rusia untuk produksi pupuk Indonesia.

Negara Asia Tenggara ini sedang mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketahanan energi nasionalnya dan mengamankan bahan pangan yang dibutuhkan.

“Presiden Prabowo akan membahas situasi geopolitik global dengan Presiden Putin, terutama mengenai situasi energi, seperti volatilitas bahan bakar di tengah konflik di Timur Tengah. Hal ini sangat strategis bagi Indonesia,” kata Angga Raka Prabowo, kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), kepada The Straits Times pada malam 12 April. “Perjalanan ke Rusia ini bisa membuka peluang kerjasama lainnya,” tambah Angga, yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Urusan Digital.

Secara terpisah, pejabat pemerintah senior mengatakan kepada ST Indonesia juga mungkin akan mencari sumber bahan baku dari Rusia untuk memproduksi pupuk. Rusia merupakan salah satu eksportir kalium terbesar di dunia, bahan baku utama untuk membuat pupuk.

Dalam beberapa minggu terakhir, Indonesia menghadapi kombinasi lonjakan permintaan domestik akan bahan bakar, akibat musim mudik Hari Raya, dan tekanan eksternal yang serius akibat konflik di Timur Tengah, yang mendorong harga minyak global di atas US$100 per barel.

Negara ini berupaya untuk memastikan stok bahan bakar nasionalnya aman dan stabil. Perusahaan minyak dan gas negara, Pertamina, harus mengamankan cadangan di atas minimum yang ditetapkan selama 21 hari, sesuai peraturan pemerintah.

Kilang minyak Indonesia di Balikpapan, Balongan, Cilacap, Dumai, dan Plaju telah beroperasi pada kapasitas maksimal sementara batas penyimpanan di depot dimaksimalkan.

Untuk menekan permintaan dan memperpanjang pasokan yang ada, pemerintah memberlakukan kebijakan pengaturan ketat pada 1 April, membatasi pembelian bahan bakar oleh pengemudi pribadi.

Dengan Selat Hormuz, melalui mana sekitar 20 persen minyak dunia melintas, menghadapi blokade akibat perang Iran, Pertamina dengan cepat mengubah strategi pengadaan minyak mentahnya. Indonesia mengurangi ketergantungannya pada minyak mentah Timur Tengah dan mencari impor minyak dari Afrika, Amerika, dan wilayah non-konflik lainnya, demikian CEO Pertamina Simon Aloysius Mantiri kepada wartawan pada Maret. Untuk secara permanen mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor, pemerintah Indonesia juga mengalokasikan lebih banyak minyak sawit mentah untuk digunakan dalam biofuel. Rencananya akan meningkatkan campuran minyak kelapa sawit dan solar menjadi 50 persen dari 40 persen saat ini mulai 1 Juli.

Perjalanan terakhir Prabowo ke Rusia terjadi pada 10 Desember 2025, ketika ia bertemu dengan Putin di Kremlin dalam upaya untuk meningkatkan kemitraan strategis Indonesia dengan Rusia, termasuk pembicaraan yang menitikberatkan pada kerjasama ekonomi yang nyata.

Putin menunjukkan minat kuat untuk berinvestasi di sektor energi lepas pantai Indonesia, memperluas pasokan hidrokarbon, dan berkolaborasi dalam bidang farmasi dan pembangunan kapal. Giant energi Rusia yang didukung negara, Rosneft, juga menegaskan komitmennya terhadap proyek kilang minyak Tuban yang tertunda di provinsi Jawa Timur Indonesia, berjanji memberikan modal substansial untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat keamanan bahan bakar domestik Indonesia.

Sebelum pertemuan di Kremlin, Prabowo telah menghadiri Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada Juni 2025, sebuah platform penting dimana kemitraan bilateral yang lebih dalam antara kedua negara secara resmi dipamerkan.

Prabowo memberikan pidato kunci di forum, di mana ia berpendapat bahwa kapitalisme pasar bebas telah gagal menciptakan peluang bagi kelas pekerja, menambahkan bahwa di antara prioritas utama administrasinya adalah swasembada pangan, kemandirian energi, peningkatan pendidikan, dan percepatan industrialisasi. Perjalanan ke Moskow saat ini untuk mengamankan energi dan pupuk adalah eksekusi langsung dari mandat swasembada yang disebutkannya dalam forum 2025.

Keterlibatan terus-menerus ini menekankan kebijakan luar negeri aktif dan tak berpihak Jakarta dan fokus yang meningkat dari Moskow pada Indo-Pasifik, yang merupakan rumah bagi lebih dari setengah populasi global dan menghasilkan sekitar 60 persen produk domestik bruto global.

Semakin, wilayah ini menjadi pusat persaingan geopolitik. Sementara Amerika Serikat secara historis mempertahankan peran keamanan dominan di Indo-Pasifik, China telah cepat memperluas pengaruh ekonomi dan militer juga.

Pada pertemuan 10 Desember di Kremlin, Prabowo menyoroti hubungan hangat antara Indonesia dan Rusia, dan secara resmi mengundang Putin untuk mengunjungi Indonesia pada tahun 2026 atau 2027. Pemimpin Rusia menerima undangan tersebut, menandakan keinginan mutual untuk mempertahankan momentum diplomasi positif kedua negara.