Beranda Sepak Bola Kejutan, Guardiola adalah calon pelatih Italia untuk menggantikan Gattuso

Kejutan, Guardiola adalah calon pelatih Italia untuk menggantikan Gattuso

31
0

JAKARTA – Ide membawa pelatih dari luar Italia untuk menangani tim nasional telah muncul. Manajer Manchester City Pep Guardiola telah dipanggil untuk menggantikan Gennaro Gattuso sebagai pelatih tim nasional Italia. Banyak kandidat pelatih Italia mengikuti kegagalan lolos Piala Dunia 2026. Lebih ironis lagi, Italia memadamkan impian bermain di Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut setelah dieliminasi oleh tim yang dianggap remeh, Bosnia Herzegovina. Bosnia sendiri baru muncul pada tahun 1992 karena sebelumnya merupakan bagian dari Yugoslavia. Pada awal 1990-an, Italia sudah berjalan di panggung sepak bola dunia. Mereka telah menjadi juara dunia sebanyak tiga kali dan pada Piala Dunia 1990 yang diadakan di negara mereka sendiri, Italia menempati posisi ketiga. Meskipun mereka meraih posisi ketiga setelah dikalahkan Argentina di babak semifinal, Italia gagal lolos ke Piala Eropa 1992. Situasinya hampir sama ketika Italia meraih prestasi baik di Piala Eropa dan bahkan menjadi juara di Euro 2020, tetapi Gli Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022 dan edisi terakhir ini diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Gattuso yang membanggakan bahwa dia akan membawa Italia ke putaran final ketika menggantikan Luciano Spalletti akhirnya terkena batu. Italia kalah dari Norwegia dalam babak kualifikasi. Saat mereka harus bermain play-off, mereka harus mengakui keunggulan Bosnia di final melalui drama adu penalti. Gattuso sendiri telah dirumorkan akan mengundurkan diri atau mungkin dipecat oleh FIGC, Federasi Sepak Bola Italia karena kegagalan itu. Lalu siapa yang akan menggantikannya? Sejumlah kandidat telah beredar. Pelatih Antonio Conte, yang saat ini melatih Napoli, dikabarkan akan kembali ke tim nasional. Kandidat lain adalah pelatih AC Milan Massimiliano Allegri. Mantan pelatih tim nasional, Roberto Mancini, juga salah satu kandidat. Mancini, yang sekarang melatih klub Arab Saudi Al-Sadd, melatih tim nasional dari tahun 2013 hingga 2023. Mancini juga memimpin Italia meraih Euro 2020 dengan mengalahkan Inggris di final lewat adu penalti. Menurut Calciomercato, Mancini adalah salah satu kandidat karena memiliki hubungan dekat dengan Giovanni Malago yang dikabarkan sebagai Presiden FIGC untuk menggantikan Gabriele Gravina yang mengundurkan diri setelah kegagalan Italia pada Piala Dunia 2026. Namun kejutan bagi calon pelatih Italia adalah munculnya Guardiola. Pertanyaannya adalah, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich jelas orang Spanyol. Jika Guardiola dipilih, ini adalah antitesis dari tradisi Italia bahwa tim nasional harus dilatih dari negara asal mereka sendiri. Dalam sejarah sepak bola Italia, tim nasional pernah ditangani oleh pelatih dari luar, yaitu Helenio Herrera yang berasal dari Argentina. Hanya saja, Herrera telah lama menetap di Italia dengan membimbing klub Serie A. Dia sukses sebagai pelatih Inter Milan yang membawanya menjadi pelatih tim nasional pada tahun 1966. Namun, Herrera menjadi pelatih bersama Giulio Valcareggi yang berasal dari Italia. Dia juga hanya menghabiskan satu tahun mengelola Italia dan menemani tim nasional selama empat pertandingan. Guardiola sendiri merupakan salah satu kandidat karena dikabarkan akan meninggalkan Man City. Guardiola juga cukup akrab dengan Serie A karena pernah membela Brescia dan AS Roma. Saat bermain di Brescia, dia mampu mengangkat prestasi klub dengan legenda Italia, Roberto Baggio. Guardiola mendapat dukungan kuat karena kemampuannya berbahasa Italia lancar. Dia juga masih sering mengunjungi Italia sebagai turis. Guardiola sendiri telah menyatakan keinginannya untuk melatih tim nasional. Dia dikabarkan telah melatih Spanyol dan Inggris, tetapi kabar tersebut tidak benar. Kehadiran Guardiola memang sebuah antitesis. Namun, tim-tim elit dunia juga sudah mulai ditangani oleh pelatih asing. Brasil bahkan ditangani oleh seorang Italia, Carlo Ancelotti, yang tidak pernah dipandang oleh FIGC. Ironisnya, Ancelotti pernah menjadi salah satu pilar lini tengah Azzurri dan meraih sukses saat melatih AC Milan, Juventus, Chelsea hingga Real Madrid. Tidak hanya Brasil, Inggris juga ditangani oleh Thomas Tuchel dari Jerman. Argentina sendiri dalam sejarahnya juga pernah memilih pelatih asing, Felipe Pascucci, pada tahun 1934. Menariknya, Pascucci berasal dari Italia dan merupakan satu-satunya pelatih asing untuk tim nasional Argentina.