JAKARTA – Inter Milan berhasil menghancurkan AS Roma 5-2 dalam pertandingan besar Serie A Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Senin, 6 April 2026. Kemenangan penting yang membuat Inter semakin dekat dengan meraih Scudetto.
Inter langsung memperlihatkan performa terbaik setelah jeda kompetisi. Meskipun menghadapi lawan yang tangguh karena Roma juga sedang on fire dan ambisius untuk masuk zona Liga Champions,
Namun, Inter mampu menunjukkan performa terbaik untuk mengatasi perlawanan Roma. Bahkan, mereka langsung unggul ketika pertandingan baru berjalan dua menit melalui kapten Lautaro Martinez. Roma menyamakan skor, namun Inter berhasil kembali on track dan meraih tiga poin di kandang.
Kemenangan tersebut mengonfirmasi posisi Inter di puncak klasemen dengan 72 poin. Selisih sembilan poin dari peringkat kedua AC Milan yang akan menghadapi Napoli. Selisih poin yang cukup besar membuka peluang bagi Inter untuk meraih Scudetto ke-21.
Sementara itu, Roma gagal memperbaiki peringkat mereka setelah kehilangan peluang untuk mendapatkan poin tambahan. Mereka masih menduduki posisi keenam dengan 54 poin. Sama dengan Juventus, namun Roma masih kalah selisih gol.
Dalam pertandingan, Inter langsung bermain menyerang yang memaksa Roma untuk membangun pertahanan yang lebih kuat. Hanya saja upaya tim tamu tetap tidak membuahkan hasil. Pertandingan baru berlangsung dua menit, Martinez yang kembali bermain setelah absen selama dua bulan karena cedera berhasil membobol gawang Mile Svilar. Ini merupakan gol pertama striker timnas Argentina tersebut sejak bulan Februari lalu.
Keunggulan 1-0 tersebut justru membuat Inter semakin agresif dalam memberikan tekanan. Namun, Roma juga mampu menyamakan permainan Inter. Bahkan, tim yang dilatih oleh Gian Piero Gasperini berhasil menyamakan skor melalui bek Gianluca Mancini. Header bek timnas Italia tersebut pada menit ke-40 berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.
Inter segera kembali ke jalur dengan permainan menyerang. Upaya mereka langsung memberikan hasil positif ketika gelandang Hakan Calhanoglu melepaskan tendangan keras yang berhasil mengalahkan kiper Svilar di injury time babak pertama. Gol tersebut membuat Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Gol Calhanoglu mampu mengangkat semangat pemain Inter saat memasuki babak kedua. Mereka kembali mengambil inisiatif untuk menyerang. Tim yang dilatih oleh Cristian Chivu segera memberikan hasil dengan mencetak dua gol dalam waktu hanya tiga menit yang langsung membunuh Roma.
Martinez mengikuti dengan mencetak brace pada menit ke-52. Gol ke-16 musim ini Martinez, yang mengubah skor menjadi 3-1, diciptakan melalui assist dari tandemnya, Marcus Thuram. Selanjutnya, giliran Thuram yang berhasil membobol gawang I Giallorossi pada menit ke-55. Headernya, yang menyambut sudut tendangan Calhanoglu, mengubah skor menjadi 4-1.
Inter tidak melambatkan permainan meskipun hampir pasti akan memenangkan pertandingan. Seperti yang terbukti, gelandang Nicolo Barella memperkuat keunggulan I Nerazzurri pada menit ke-63.
Sementara itu, Roma hanya mampu memperkecil selisih ketika Lorenzo Pellegrini berhasil mengalahkan kiper Yann Sommer pada menit ke-70. Skor berubah menjadi 5-2 untuk Inter dan bertahan hingga akhir pertandingan.






