JAKARTA – Bruno Fernandes menegaskan bahwa Cristiano Ronaldo masih sangat berkontribusi besar bagi tim nasional dan tidak setuju dengan klaim bahwa Portugal bermain lebih baik tanpa megabintang tersebut. Saat Ronaldo dijatuhi hukuman, Portugal dengan mudah mengalahkan Armenia dalam kualifikasi terakhir Piala Dunia 2026 bulan lalu dengan skor 9-1, untuk memastikan tempat mereka di babak final tahun depan.
“Cristiano di area penalti tetap menjadi pemain berkualitas tinggi. Dia menarik perhatian bek dan menciptakan ruang bagi pemain lain,” katanya. “Jika Cristiano tidak bermain dan Goncalo (Ramos) bermain, Goncalo (Paris Saint-Germain) kuat dalam pressing dan gerakan diagonal yang baik.”
“Saat saya tidak bermain dan Bernardo (Silva) bermain sebagai nomor 10, Bernardo memberi Anda lebih banyak kepemilikan bola. Saya melakukan umpan final lebih banyak.”
“Semuanya begitu. Semua pemain menambahkan sesuatu dan mengurangi yang lain. Cristiano sama seperti kami. Kita harus tahu bagaimana beradaptasi dan meningkatkan kualitas masing-masing sehingga tim nasional mendapat manfaat,” kata kapten Manchester United Fernandes, dalam wawancara dengan Canal 11, dilaporkan oleh ESPN.
Ronaldo, 40 tahun, adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Portugal dengan 143 gol dalam 226 penampilan sejak debutnya pada tahun 2003. Waktunya dengan Portugal tampaknya terancam ketika dia ditinggalkan dari skuad Fernando Santos untuk Piala Dunia 2022.
Namun, performa pencetak golnya bersama klub Liga Pro Saudi Al Nassr telah memungkinkan Ronaldo kembali ke starting XI Portugal di bawah pengganti Santos, Roberto Martinez.
“Aku tahu apa yang orang pikirkan bahwa tentu saja kami bermain lebih baik tanpa Ronaldo, bahwa para pemain lebih leluasa dan fleksibel,” katanya. “Aku pikir, jika itu terjadi, sebagian kesalahannya ada pada kita. Kita tidak perlu khawatir jika Cristiano berada di lapangan karena Cristiano bisa memberikan sesuatu pada kita,” kata Fernandes.
Portugal, yang mengalahkan Spanyol untuk memenangkan gelar Liga Bangsa-Bangsa UEFA musim panas ini, memiliki harapan tinggi menjelang Piala Dunia 2026. Mereka lolos dengan empat kemenangan dan hanya satu kekalahan. Portugal mencetak 20 gol, lima di antaranya dicetak oleh Ronaldo, dan hanya kebobolan tujuh gol dalam enam pertandingan.
“Aku ingin bermain di Piala Dunia 2026, tetapi jika aku harus duduk di bangku cadangan untuk membuat kami menjadi juara, aku akan menerimanya dua kali lipat,” kata Fernandes. Pria berusia 31 tahun ini memiliki harapan tinggi menjelang Piala Dunia ketiganya. Ini juga akan menjadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk mengangkat satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia menangkan dalam karirnya yang gemilang.
“Kami bermimpi untuk memenangkan Piala Dunia dan tanggung jawab tersebut positif. Kita harus bersatu sebagai tim dan mencari tahu di mana kita perlu meningkatkan diri, serta memahami bahwa Piala Dunia tidak akan sempurna,” kata kapten Manchester United.
— Konteks: Artikel ini membahas pernyataan Bruno Fernandes tentang kontribusi Cristiano Ronaldo bagi tim nasional Portugal dan harapan tinggi mereka menjelang Piala Dunia 2026. Fact check: Informasi yang disajikan dalam artikel ini merupakan fakta yang dapat diverifikasi melalui sumber-sumber berita terpercaya.






