Beranda Sepak Bola Kalahkan Bologna, Aston Villa Buka Peluang ke Semifinal Liga Europa.

Kalahkan Bologna, Aston Villa Buka Peluang ke Semifinal Liga Europa.

11
0

JAKARTA – Aston Villa membuka peluang ke babak semifinal Liga Europa setelah mengalahkan Bologna 3-1, Jumat, 10 April 2026 dini hari WIB. Kemenangan di pertandingan perempat final pertama sangat berarti karena Villa menang di kandang Bologna di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna.

Villa menunjukkan konsistensi dalam kompetisi Eropa. Di laga tandang, tim Unai Emery mampu mengatasi tekanan bahkan meraih kemenangan penting 3-1.

Hasil dalam pertandingan perempat final pertama menjadi modal berharga bagi Villa untuk melengkapi pertandingan berikutnya. Apalagi, pertandingan kedua yang digelar di kandang di Stadion Villa Park, Jumat, 17 April 2026 dini hari WIB, Villa hanya perlu hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak semifinal.

Di sisi lain, Bologna harus bekerja keras karena mereka menghadapi lawan yang satu kakinya sudah di empat besar. Pelatih Vincenzo Italiano mengakui bahwa Villa bermain lebih baik dan ia memprediksi peluang Villa untuk memenangkan Liga Europa.

“Selamat kepada mereka [Villa]. Mereka bisa memanfaatkan kesalahan kami dengan sangat baik. Menurut pendapat saya, Aston Villa akan memenangkan Liga Europa,” kata Italiano.

“Harus diakui bahwa kami melakukan banyak kesalahan. Hal ini membuat kami frustrasi,” kata Italiano, yang tetap berusaha bertarung di pertandingan kedua. “Jika kalah 2-1, tentu akan berbeda. Namun, kami tidak akan menyerah dan akan terus berjuang,” ujarnya.

Sementara itu, Emery menunjukkan kepuasannya bahwa Villa menang dalam pertandingan tandang. Tidak hanya itu, tim juga bermain konsisten selama 90 menit pertandingan.

“Saya senang karena ada keseimbangan dalam permainan tim. Kami juga mendapatkan hasil fantastis. Bagaimana kami bermain dengan baik selama 90 menit. Di babak pertama, kami agak lambat. Namun permainan kami lebih baik di babak kedua meskipun bukan yang terbaik,” kata Emery.

“Di babak kedua, permainan kami sangat berbeda. Kami memulai dengan sangat baik dan mendominasi permainan,” ujarnya lagi.

Meskipun unggul dengan skor meyakinkan, Emery memastikan bahwa Villa belum sepenuhnya lolos. Menurutnya, masih ada pertandingan kedua yang menentukan langkah Villa dan Bologna.

“Di pertandingan itu, saya memprediksi mereka akan mencoba memberi tekanan pada kami. Saya mengingatkan para pemain untuk terus bermain sesuai rencana dalam pertandingan kedua ini. Tentu saja, desain yang berbeda yang kami siapkan tanpa mengurangi rasa hormat kepada mereka,” katanya.

Di pertandingan tersebut, Villa memang sedang tertekan dalam menit-menit awal. Bahkan bek Ezri Konsa berhasil mencetak gol bunuh diri pada menit ke-26. Hanya wasit kemudian meninjau gol tersebut melalui VAR. Akibatnya, gol bunuh diri Konsa dibatalkan karena pemain Bologna sudah offside terlebih dahulu.

Villa sendiri mulai keluar dari tekanan dan bermain lebih agresif. Bahkan, Villa akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Konsa kembali membuktikan diri ketika ia mengantar tim tamu unggul terlebih dahulu menjelang akhir babak pertama.

Gol dimulai dari tendangan sudut Youri Tielemans yang disambut dengan heading dari Konsa. Gol yang diciptakan pada menit ke-44 memberi Villa keunggulan 1-0. Skor tetap sama hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Villa tampil lebih baik. Mereka mendominasi permainan dan unggul dalam penguasaan bola. Tidak hanya itu, The Villans tidak membutuhkan waktu lama untuk menambah keunggulan ketika striker Ollie Watkins memanfaatkan pertahanan Bologna pada menit ke-51. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Villa.

Bologna sebenarnya mencoba bangkit. Mereka juga mengejar ketertinggalan ketika Jonathan Rowe mencetak gol pada menit ke-90. Gol ini terlambat karena pertandingan hampir berakhir.

Yang lebih buruk, malah daripada menyamakan skor, gol Bologna kembali kebobolan. Watkins berhasil mencetak brace di waktu injury time sehingga Villa menutup pertandingan dengan skor 3-1.