JAKARTA – Kapten Lionel Messi membawa Argentina meraih kemenangan 5-0 atas Zambia pada hari Rabu, 1 April 2026 WIB, di La Bombonera dalam pertandingan perpisahan yang penuh emosi di hadapan para penggemar sebelum meninggalkan untuk mempertahankan gelar mereka di Piala Dunia 2026.
Messi mendapat kesempatan untuk bermain sebagai starter pertama kalinya dalam jeda internasional Maret 2026 dalam pertandingan yang diyakini sebagai pertandingan terakhirnya untuk Argentina di kandang.
Setelah tampil sebagai pengganti di babak pertama melawan Mauritania pada Sabtu, 28 Maret 2026, bintang Inter Miami itu memberikan assist kepada Julian Alvarez pada menit keempat untuk memberikan Argentina keunggulan awal.
Messi menggandakan keunggulan tepat sebelum babak pertama usai, mencetak gol internasional ke-116 nya dan gol ke-902 dalam karirnya.
Di babak kedua, La Albiceleste mendapat penalti. Messi memberikan bola kepada bek veteran Nicolas Otamendi, memberinya kesempatan untuk mencetak gol dalam pertandingan terakhirnya di kandang setelah mengumumkan pensiun dari Tim Nasional Argentina setelah Piala Dunia 2026.
“Tidak ada kepuasan yang lebih besar daripada mengenakan seragam tim nasional Argentina. Saya sangat senang mendapatkan perpisahan seperti ini di kandang,” kata Otamendi setelah pertandingan.
“Perjalanan panjang, penuh dengan banyak kebahagiaan dan sedikit kesedihan karena itulah sifat sepak bola.”
“Saya pergi dengan perasaan bahwa saya telah memberikan yang terbaik untuk tim nasional Argentina, selalu siap dan bersedia untuk mempertahankan seragam ini,” tambah Otamendi.
Gol bunuh diri Zambia pada menit ke-68 dan gol lain yang dicetak oleh Valentin Barco memberikan Argentina kemenangan 5-0.
“Kami sangat ingin bermain di Finalissima, tetapi masih penting untuk bersatu dalam beberapa hari terakhir ini,” kata bek Tottenham, Cristian Romero.
Argentina meraih kekhawatiran setelah performa mereka yang kurang memuaskan dalam pertandingan melawan Mauritania yang berakhir dengan kemenangan 2-1.
Menyambut pertandingan persahabatan melawan Zambia, pelatih Lionel Scaloni telah memperingatkan bahwa jika tim tidak meningkatkan performanya, ia akan mengambil tindakan drastis terkait skuad 26 pemain Piala Dunia 2026, yang harus diserahkan paling lambat pada 30 Mei 2026.
“Yang penting adalah agar apa yang terjadi beberapa hari yang lalu tidak terulang. Saya pikir hari ini terbukti bahwa itu adalah kecelakaan dan tim yang bekerja bersama berhasil bermain dengan baik,” kata Scaloni setelah kemenangan 5-0.
.jpg)






