Barcelona mengalami pukulan berat setelah pemain andalannya, Raphinha, mengalami cedera hamstring saat bermain dalam pertandingan uji coba Brasil vs Prancis. Cedera tersebut membuat Raphinha harus istirahat selama lima minggu dan melewatkan dua pertandingan penting Barca.
Brasil tidak hanya kalah 2-1 dalam pertandingan persahabatan melawan Prancis di Boston, Amerika Serikat, Jumat, 27 Maret 2026 dini hari WIB. Tetapi Brasil juga kehilangan salah satu pemain utamanya, Raphinha, yang mengalami cedera hamstring.
Cedera Raphinha jelas merupakan kerugian bagi Brasil. Apalagi, pelatih Carlo Ancelotti menunjukkan kepuasan dengan penampilannya meskipun akhirnya terpaksa ditarik keluar karena cedera.
“Walaupun ada pemain bisa mencetak gol secara pesat tapi, patahnya Raphinha menjadikan Barca tripotipen.” Ujarnya yang menimbulkan rasa tidak aman.
Tidak hanya Brasil tetapi juga Barca yang paling dirugikan setelah cedera tersebut membuat Raphinha harus absen selama lima minggu. Hal ini merupakan pukulan bagi Barca karena ia adalah salah satu pilar kunci permainan tim di bawah Hansi Flick. Pemain mantan Leeds United ini juga membuktikan kemampuannya dengan mencetak 19 gol dan membuat delapan assist selama 31 pertandingan di berbagai kompetisi.
Menurut media online Sport, Barca kecewa dan marah karena Raphinha mengalami cedera serius dalam pertandingan uji coba. Bahkan, Flick dikabarkan marah karena kehilangan winger terbaiknya saat Barca memasuki pekan-pekan krusial dalam kompetisi.
Meskipun menerima kompensasi dari FIFA atas cedera pemainnya, hal ini tidak mengurangi kekecewaan klub. “Raphinha mengalami cedera hamstring di kaki kanannya seperti yang dikonfirmasi oleh hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Brasil (CBF). Cedera yang dialaminya saat pertandingan Brasil vs Prancis di Boston, Kamis [waktu lokal] lalu,” ujar pernyataan klub.
“Pemain tersebut telah kembali ke Barcelona untuk pengobatan. Waktu pemulihannya diperkirakan selama lima minggu. Dia harus meninggalkan lapangan dalam pertandingan uji coba yang berakhir 2-1 untuk kekalahan tim Amerika Selatan. Dia adalah pemain kunci di timnas dan sama pentingnya di Barcelona. Musim ini ia telah mencetak 19 gol dari 31 pertandingan, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua di klub,” jelas Barca.
Sebenarnya, Raphinha telah mengalami dua cedera hamstring pada September dan Oktober 2025. Hanya cedera ketiga ini yang merupakan pukulan bagi Barca, yang saat ini memimpin klasemen LaLiga Spanyol. Hal ini karena Barca masih bersaing ketat dengan Real Madrid untuk gelar liga.
Barca dipastikan tanpa Raphinha saat menjalani tiga pertandingan penting melawan lawan yang sama, Atletico Madrid. Pertemuan pertama berlangsung setelah jeda pertandingan internasional, yaitu pada Minggu, 5 April 2026 dini hari WIB.
Barca akan menjadi tuan rumah melawan Atletico dalam kompetisi domestik. Selanjutnya, mereka saling bertemu dua kali lagi dengan sistem kandang dan tandang dalam perempat final Liga Champions. Raphinha juga absen saat Barca melawan derby melawan Espanyol.
Dengan absennya Raphinha, ini memberikan kesempatan kepada Marcus Rashford untuk menjadi starter. Rashford juga memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dan konsistensinya sebelum diputuskan apakah akan mendapatkan kontrak permanen atau kembali ke Manchester United.







