Beranda Sepak Bola Tersingkir di Coppa Italia, AC Milan Fokus ke Liga

Tersingkir di Coppa Italia, AC Milan Fokus ke Liga

35
0

JAKARTA – AC Milan gagal melanjutkan perjuangan mereka di Coppa Italia setelah dikalahkan oleh Lazio. Pelatih Massimiliano Allegri mengatakan Milan kini fokus pada liga dan menghadapi persaingan ketat dengan juara bertahan Napoli.

Allegri mengakui bahwa ia kecewa karena Milan tidak dapat mempertahankan performa mereka melawan Lazio dua kali berturut-turut. Saat bertemu di Serie A Italia di San Siro, yang merupakan markas mereka sendiri, akhir pekan lalu, Milan berhasil mengalahkan rival mereka dengan skor tipis 1-0.

Milan berhasil mendapatkan tiga poin setelah peluang penalti Lazio di masa injury time kontroversial dibatalkan oleh wasit yang hanya memberikan tendangan bebas untuk pelanggaran berbeda.

Kemenangan atas Lazio membawa Milan ke puncak klasemen dengan mengantongi 28 poin, sama dengan Napoli, namun Milan unggul dalam selisih gol.

Setelah menang di kandang, Rafael Leao dkk kemudian mengunjungi markas Lazio. Kali ini mereka bermain dalam pertandingan babak 16 Coppa Italia. Akibatnya, Lazio berhasil melunasi dendam mereka dan mengalahkan Rossoneri 1-0 untuk melaju ke babak perempat final.

Allegri menyatakan bahwa kegagalan ini bukan langkah mundur meskipun musim lalu Milan berhasil mencapai final Coppa Italia. Hanya saja Milan harus mengakui keunggulan Bologna 1-0 dalam pertandingan tersebut.

“Tidak sepenuhnya [langkah mundur]. Tentu kami kecewa tersingkir di babak gugur. Tapi kami harus fokus pada masa depan,” Allegri dikutip oleh Football Italia.

Ya, Allegri memastikan Milan sudah langsung beralih fokus di liga. Apalagi, mereka menghadapi persaingan ketat dengan Napoli.

Saat menyelesaikan pekan ke-13, kedua tim memiliki jumlah poin yang sama. Milan tidak hanya memperhitungkan Napoli tetapi juga Inter Milan dan AS Roma yang hanya terpaut satu poin.

Allegri juga mentargetkan tiga poin ketika Milan menghadapi Torino dalam pertandingan Serie A berikutnya. Meskipun tidak mudah karena Milan memiliki catatan buruk saat bertemu Torino dalam beberapa musim terakhir, mereka harus mengalahkan tuan rumah.

“Kami akan bermain dalam dua pertandingan Serie A sebelum berlaga di Supercoppa Italiana,” kata Allegri.

“Masalah selama 12 tahun terakhir adalah berapa kali Milan mengalahkan Torino dalam pertandingan tandang? Hanya sekali, ketika Covid dan tim bermain di tempat tertutup. Jadi, sekarang kami fokus untuk memenangkan tiga poin dalam pertandingan ini,” kata Allegri dengan senyum.

Menanggapi kekalahan tim melawan Lazio, Allegri mengakui bahwa mereka mengalami kesulitan dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya.

Menurutnya, perjalanan berat dan tim yang bisa membuka kebuntuan akan memenangkan pertandingan. Lazio, yang akhirnya berhasil setelah sundulan Mattia Zaccagni, menyambut sepak pojok. Dan terbukti setelah gol Zaccagni, tidak ada gol lain yang tercipta dari kedua tim.

“Pertandingan ini ketat dan siapa pun yang bisa membuka kebuntuan akan memenangkannya. Dan kami gagal memanfaatkan peluang yang ada. Lazio bisa menang karena kami menghadapi lebih banyak kesulitan dari pertandingan sebelumnya,” kata mantan pelatih Juventus, memberikan analisis pertandingan.

(“Artikel ini dibuat menggunakan teknologi AI untuk memberikan informasi langsung kepada pembaca. Harap diperhatikan bahwa terdapat kemungkinan ketidakakuratan dalam terjemahan, selalu merujuk pada bahasa Indonesia sebagai bahasa utama.”)