Beranda Sepak Bola Mantan Pemain Newcastle Tinggalkan Club America Setelah Anak

Mantan Pemain Newcastle Tinggalkan Club America Setelah Anak

2
0

JAKARTA – Mantan pemain sayap Newcastle United, Allan Saint-Maximin, telah meninggalkan klub Liga MX (Liga Meksiko) Club America dengan persetujuan bersama setelah mengklaim bahwa anak-anaknya menjadi korban pelecehan rasial.

Pekan ini, pemain asal Prancis berusia 28 tahun itu memposting di media sosial tentang keluarganya yang menjadi target.

“Masalah bukanlah warna kulitmu, tapi warna pikiranmu. Saya diserang, itu bukan masalah. Saya tumbuh, saya belajar untuk melawan serangan,” katanya.

“Namun, ada satu hal yang tidak akan pernah saya toleransi, yaitu anak-anak saya diintimidasi. Melindungi anak-anak saya adalah prioritas saya,” tambahnya.

“Saya akan berjuang untuk memastikan bahwa mereka dihormati dan dicintai, terlepas dari latar belakang atau warna kulit mereka. Kebencian dan diskriminasi tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita,” lanjut Saint-Maximin.

“Jadi, bagi mereka yang berani mengganggu anak-anak saya, saya katakan kepada kalian bahwa kalian telah melakukan kesalahan,” tulis Saint-Maximin di Instagram.

Baik pemain maupun Club America tidak memberikan rincian khusus tentang insiden tersebut.

“Kami reiterasi kecaman kami yang tegas terhadap setiap tindakan diskriminasi dan/atau kekerasan yang melanggar martabat manusia, baik di lapangan maupun di luar lapangan,” ujar pernyataan Club America.

Sementara itu, pelatih Club America, Andre Jardine, menambahkan bahwa pihaknya terus mendukung pemain tersebut.

“Tentang Maxmin, dia adalah pemain fantastis. Dia memiliki kemampuan untuk bermain di liga manapun di dunia. Kami mengucapkan yang terbaik untuknya,” ujarnya.

Saint-Maximin juga pernah bermain untuk Al Ahli dan Fenerbahce setelah meninggalkan St James’ Park pada tahun 2023.