Beranda Sepak Bola Hukuman Lamine Yamal Mengantarkan Barcelona Meninggalkan Real Madrid

Hukuman Lamine Yamal Mengantarkan Barcelona Meninggalkan Real Madrid

36
0

Barcelona Menang 1-0 atas Celta Vigo melalui Penalti Lamine Yamal

Barcelona mengalahkan Celta Vigo 1-0 melalui penalti yang dicetak oleh Lamine Yamal dalam pertandingan La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Kamis, 23 April 2026 dini hari WIB. Kemenangan penting ini membuat Barca berhasil meninggalkan Real Madrid.

Kemenangan atas Celta membuat Barca kembali unggul sembilan poin dari Madrid yang sebelumnya mengalahkan Deportivo Alaves 2-1. Dengan selisih poin yang cukup besar, Barca berada dalam posisi yang lebih baik daripada Madrid dalam perebutan gelar juara liga.

Meskipun persaingan antara kedua tim elit La Liga ini masih ketat dengan sisa enam pertandingan lagi, Madrid masih memiliki kesempatan untuk mengejar Barca sambil menunggu rival mereka tergelincir dan kehilangan poin.

Namun, Madrid harus lebih konsisten karena mereka kehilangan poin setelah menderita dua kekalahan sebelum akhirnya menang atas Alaves. Gelandang Pedri mengatakan bahwa Barca harus berusaha keras untuk menghindari kehilangan poin saat kompetisi memasuki minggu-minggu krusial.

Kemenangan ini sangat penting,” kata Pedri seperti yang dikutip oleh france24. Namun, Barca harus membayar mahal atas kemenangan ini. Yamal, yang mencetak satu-satunya gol dari titik penalti, mengalami cedera hamstring sehingga dia terpaksa ditarik keluar.

Cedera Yamal kemungkinan terjadi ketika dia dijatuhkan oleh bek Celta, Yoel Lago, di kotak penalti. Untuk pelanggaran ini, wasit juga menunjuk titik putih. Eksekusi penalti dilakukan dengan baik oleh pemain berusia 18 tahun itu.

Namun, ia kemudian merasa sakit di kakinya sehingga ia tidak merayakan gol itu. Yamal harus menjalani perawatan selama 15 menit sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Roony Bardghji.

“Saya harap cedera Lamine tidak serius dan dia hanya akan absen selama beberapa minggu. Tapi kita akan lihat bagaimana pemeriksaannya. Saya harap dia cepat pulih. Yang penting adalah dia tetap tenang. Saya yakin dengan usia muda nya, dia akan pulih dengan cepat,” kata Pedri lagi.

Sementara Barca menguat di puncak klasemen dengan 82 poin setelah pertandingan, di sisi lain, Celta gagal memperbaiki peringkat mereka. Mereka masih menempati posisi ketujuh dengan 44 poin.

Pertandingan itu sendiri berlangsung ketat dan kedua tim saling menyerang. Ini juga adalah penampilan perdana Barca setelah tersingkir dari Liga Champions. Tim Hansi Flick kesulitan membangun serangan dan beberapa kali mendapat ancaman dari Celta.

Bahkan kiper Joan Garcia harus melakukan penyelamatan brilian untuk mencegah tembakan dari winger Pablo Duran. Demikian pula, peluang dari Ferran Jutgla masih bisa digagalkan oleh kiper.

Meskipun terlambat dalam menghangat, Barca bangkit cepat dan irama permainan menyerang mereka mulai mengganggu pertahanan Celta. Tembakan Yamal mengancam gawang tim tamu.

Setelah banyak percobaan yang gagal, Barca akhirnya berhasil membuka kebuntuan melalui penalti pada menit ke-40. Semuanya dimulai dengan aksi Yamal melemparkan bola bolak-balik dengan Dani Olmo.

Namun, Yamal kemudian dilanggar oleh Lago sehingga wasit menunjuk titik putih. Eksekusi dilakukan oleh Yamal yang berhasil mengalahkan kiper Ionut Radu. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Barca dan bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, tekanan Barca memang sedikit mengurang. Tapi Celta juga kesulitan untuk menyamakan kedudukan karena serangan mereka selalu mengalami kebuntuan.

Barca sebenarnya berhasil membobol gawang Celta melalui Ferran Torres pada menit ke-55. Tembakan voli nya yang disambut dengan umpan dari Pedri berhasil mengalahkan Radu.

Namun, gol tersebut kemudian dianulir karena wasit memutuskan Torres dalam posisi offside. Skor tidak berubah dan tetap 1-0 untuk Barca hingga akhir pertandingan.