Beranda Sepak Bola Persija Jakarta U

Persija Jakarta U

628
0

JAKARTA – Persija Jakarta U-20 berhasil memenangkan Elite Pro Academy (EPA) Super League musim 2025/2026 setelah menghentikan Malut United FC di babak final kompetisi untuk kelompok usia ini.

Macan Muda berhak naik ke tempat tertinggi setelah memenangkan pertandingan final 1-0 yang berlangsung di Akademi Sepak Bola Garudayaksa, Bekasi, pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Gol yang menentukan kemenangan dicetak oleh Theodore Evan Leeming empat menit sebelum babak pertama normal berakhir.

Pelatih Persija U-20, Furqon Alkatiri, mengatakan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras semua orang di tim selama kurang lebih setahun.

“Perjuangan anak-anak luar biasa. Hampir setahun kami berkumpul, kami berjuang bersama, dan dengan kerja keras semua tim, Persija akhirnya memenangkan yang pertama. Terima kasih Tuhan,” katanya di Bekasi setelah pertandingan.

Hasil ini juga membalas kekalahan Persija Jakarta di Elite Pro Academy Super League U-18. Di kategori tersebut, mereka gagal naik ke podium tertinggi setelah kalah dalam adu penalti melawan Malut United U-18.

Di sisi lain, kekalahan melawan Persija Jakarta di level EPA Super League U-20 berarti bahwa Malut United FC gagal memenangkan gelar setelah tim U-18 mereka berhasil menahan Persija tanpa gol dalam waktu normal dan kemudian menang tipis 3-2 dalam adu penalti.

Furqon mengakui bahwa ia sangat senang karena selain meraih gelar juara di kategori U-20, Persija Jakarta juga berhasil memenangkan penghargaan akademi terbaik untuk semua tingkatan kompetisi.

“Dengan beberapa pencapaian yang Persija capai tahun ini, semoga menjadi stimulus bagi direktur akademi dan direktur teknis untuk menciptakan banyak pemain dari Persija yang akan menjadi tulang punggung tim nasional,” katanya.

Persija U-20 menjadi pemuncak klasemen Grup A dengan 83 poin, hasil dari 32 pertandingan dengan 27 kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. Pada fase tersebut, mereka mampu mencetak 110 gol dan hanya kebobolan 16 gol, alias surplus 94 gol.

Di sisi lain, Malut United U-20 menjadi pemimpin Grup B dengan 67 poin, hasil dari 21 kemenangan, empat imbang, dan tujuh kekalahan. Selama babak grup, Malut mampu mencetak 59 gol dan kebobolan 26 gol atau surplus 33 gol.

Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra mengatakan bahwa sebagai penyelenggara mereka sangat puas dengan segalanya karena berjalan lancar. Namun, ada beberapa catatan yang akan mereka perbaiki untuk musim mendatang.

“Kami masih menyadari bahwa ada beberapa catatan untuk level usia muda, memang catatan dalam hal pelanggaran disiplin masih cukup tinggi. Saya pikir ini masih merupakan pekerjaan rumah besar bagi kami,” katanya.

Selain di level U-18 dan U-20, EPA Super League juga telah menyelesaikan puncak U-16 pada hari yang sama. Dalam kategori ini, Persik Kediri keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persis Solo dengan skor 5-3 dalam adu penalti setelah mereka bermain imbang 1-1 dalam waktu normal.

Tidak hanya trofi juara, I.League sebagai operator kompetisi juga memberikan penghargaan Fair Play individu dan tim untuk semua kategori setelah serangkaian pertandingan selesai.

Dari EPA Super League U-16, penghargaan pemain terbaik diraih oleh Haikal Kamil (Persik Kediri), pelatih terbaik diberikan kepada Imam Rohmawan (Persis Solo), kiper terbaik diberikan kepada Sendy Juliansyah (Dewa United Banten FC), top skor atas nama Ichiro Akbar (Bhayangkara Presisi Lampung FC), dan Fair Play diraih oleh Persija Jakarta.

Kemudian di kategori U-18, pemain terbaik diperoleh oleh Kaindra Nabil (Persib Bandung), pelatih terbaik Ferdiansyah (Persija Jakarta), kiper terbaik diberikan kepada Dhanet Andika (Persis Solo), top skor adalah Hadza Mahendra (Borneo FC Samarinda), dan Fair Play diberikan kepada Persija Jakarta.

Sementara itu, di level U-20, pemain terbaik diraih oleh Fahran Darwan (Malut United FC), pelatih terbaik diraih oleh Furqon (Persija Jakarta), kiper terbaik adalah Er Deva Aulia (Persis Solo), top skor adalah Ahmad Mujadid (Persija Jakarta), dan Fair Play diperoleh oleh Semen Padang FC.