Beranda Sepak Bola Bruno Fernandes Pecahkan Rekor dan Gol Kontroversial untuk Menangkan Man Utd vs...

Bruno Fernandes Pecahkan Rekor dan Gol Kontroversial untuk Menangkan Man Utd vs Forest

408
0

JAKARTA – Kapten Bruno Fernandes mencetak rekor assist ketika Manchester United mengalahkan Nottingham Forest 3-2 dalam pertandingan English Premier League di Stadion Old Trafford, Minggu, 17 Mei 2026 WIB. Kemenangan Man Utd ditandai dengan gol kontroversial yang dicetak oleh Matheus Cunha.

Fernandes menyamai rekor assist Thierry Henry dan Kevin De Bruyne setelah memberikan umpan silang yang diselesaikan oleh Bryan Mbeumo untuk memberi Man Utd keunggulan 3-1. Ini adalah assist ke-20 Fernandes dalam satu musim.

Prestasi Fernandes sebanding dengan pencapaian Henry ketika membela Arsenal pada musim 2002/2003 dan De Bruyne pada 2019/2020 bersama Manchester City. Tidak hanya itu, Fernandes memimpin Man Utd meraih kemenangan dan memastikan posisi mereka di papan atas klasemen.

Saat ini, Man Utd memiliki 68 poin dan telah memastikan lolos ke Liga Champions musim depan. Namun, kemenangan Red Devils sedikit tercoreng oleh gol kontroversial Cunha pada menit ke-55. Dalam proses menciptakan gol tersebut, tangan Mbeumo sebenarnya menyentuh bola sebelum memberikannya kepada Cunha.

Wasit Michael Salisbury meninjau kejadian tersebut melalui VAR. Meskipun membutuhkan waktu hingga tiga menit untuk meninjau VAR, wasit akhirnya menyatakan gol tersebut sah dan Man Utd unggul 2-1.

Pertandingan terakhir bagi gelandang Man Utd Casemiro di kandang karena kontraknya akan segera berakhir. Forest, yang berhasil menghindari degradasi dan memastikan posisi di klasemen, mencoba menyaingi permainan serangan Man Utd.

Namun, tim yang dilatih oleh Michael Carrick berhasil unggul ketika pertandingan baru berlangsung lima menit. Bek Luke Shaw langsung membuka kebuntuan dengan tendangan voli yang mengalahkan kiper Matz Sels.

Setelah unggul 1-0, Man Utd sebenarnya terus bermain dengan tempo tinggi dan menciptakan sejumlah peluang. Hanya saja, mereka tidak mampu memanfaatkan peluang untuk menambah gol. Di sisi lain, Forest juga memberikan perlawanan. Namun, upaya mereka tidak menghasilkan gol sehingga keunggulan satu gol Man Utd bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Forest mencoba mengambil inisiatif untuk menyerang. Upaya mereka berbuah hasil ketika sundulan bek Morata, yang disambut umpan Elliot Anderson, menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-53.

Skor tersebut tidak bertahan lama. Hanya dua menit kemudian, Cunha mampu membawa Man Utd kembali unggul 2-1. Gol ini sedikit kontroversial karena bola mengenai tangan Mbeumo sebelum memberikan assist yang diselesaikan oleh Cunha. Meskipun telah melihatnya melalui VAR, wasit tetap mengkonfirmasi gol tersebut.

Keunggulan membuat Man Utd bermain lebih agresif menekan pertahanan Forest. Namun, tim tamu memiliki kesempatan untuk menyamakan melalui Morgan Gibbs-White. Sayangnya, upaya pemain tim nasional Inggris tersebut masih bisa digagalkan oleh kiper Senne Lammens.

Selanjutnya, Man Utd berhasil mengokohkan keunggulan ketika assist Fernandes dengan baik diselesaikan oleh Mbeumo pada menit ke-76. Skor berubah menjadi 3-1 untuk Man Utd yang diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Namun, Forest tidak menyerah. Hanya dua menit kemudian, tim yang dilatih oleh Vitor Pereira mampu mengurangi defisit melalui kerja sama apik Anderson, yang diselesaikan oleh Gibbs-White. Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-2.

Dalam posisi di mana Man Utd masih memimpin, Carrick kemudian menarik Casemiro setelah mendapatkan kartu kuning. Saat meninggalkan lapangan, gelandang tim nasional Brasil itu mendapat tepuk tangan meriah dari para penggemar.

Meskipun ‘digoda’ oleh para pendukung yang berharap kontraknya diperpanjang selama setahun lagi, Casemiro memutuskan untuk meninggalkan Old Trafford begitu kontraknya berakhir.

Tidak ada gol tambahan dari kedua tim. Skor 3-2 untuk Man Utd bertahan hingga akhir pertandingan. Bagi Forest, kekalahan tidak memengaruhi posisinya. Forest lolos dari degradasi setelah finis di peringkat ke-16 dengan 43 poin. Tujuh poin di atas West Ham United yang menempati posisi ke-18 atau zona degradasi.