Madrid Terjungkal di Kandang Sendiri oleh Bayern Munich
MADRID – Real Madrid terjatuh di kandangnya sendiri. Pada pertandingan besar pertama perempat final Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu, 8 April 2026 WIB, Madrid terpaksa menyerah kepada Bayern Munich dengan skor 2-1. Duet Luis Diaz dan Harry Kane menjadi penentu kemenangan Bayern dalam laga tandang ini.
Bayern menunjukkan performa terbaiknya dalam pertandingan besar antara dua tim unggulan di Liga Champions. Bahkan Bayern, yang saat ini dijuluki sebagai tim terkuat di Eropa, bermain sangat baik, terutama di babak pertama, di kandang lawan.
Meskipun memiliki catatan yang sangat buruk karena belum pernah menang dalam sembilan pertemuan terakhir di kompetisi Eropa, Bayern tampak mengabaikan hal itu. Mereka justru ingin memecahkan catatan buruk tersebut dengan bermain maksimal.
Akibatnya, tim Vincent Kompany mampu menciptakan beberapa peluang yang mengancam gawang Madrid. Tidak hanya itu, Bayern juga berhasil unggul di babak pertama yang membuat mereka lebih percaya diri saat melanjutkan ke babak berikutnya.
Madrid sendiri hanya mampu memperkecil selisih melalui Kylian Mbappe. Selanjutnya, upaya mereka untuk menyamakan skor tidak membuahkan hasil sehingga tim elit LaLiga Spanyol harus mengakui keunggulan lawan di kandang.
Hasil yang mengecewakan bagi Madrid karena mereka mengalami dua kekalahan beruntun di kompetisi berbeda. Sebelumnya, Madrid harus mengakui keunggulan Mallorca dengan skor 2-1 di LaLiga. Kekalahan tersebut membuat Madrid semakin tertinggal dari Barcelona dalam persaingan gelar liga.
Tren buruk tim yang dilatih oleh Alvaro Arbeloa berlanjut saat bermain di Eropa. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Los Merengues bahkan kalah dengan skor yang sama 2-1.
Meskipun kehilangan peluang, mereka belum tertutup. Masih ada satu pertandingan lagi namun akan diselenggarakan di kandang Bayern di Stadion Allianz Arena, Munich, Kamis, 16 April 2026 dini hari WIB. Hanya saja, juara Liga Champions sebanyak 15 kali harus mengejar defisit gol jika ingin membalikkan keadaan.
Sementara itu, Bayern hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke babak semifinal. Hal ini membuat Die Bayern lebih difavoritkan karena bermain di kandang.
Dalam pertandingan besar ke-29 ini, Bayern tampil sangat baik. Meskipun bermain di kandang melawan tim Eropa yang kuat, mereka tetap bermain secara ofensif. Bayern juga mengancam gawang Andriy Lunin yang menggantikan Thibaut Courtois yang masih cedera. Tembakan dari bek Konrad Laimer hanya melambung sedikit di atas mistar gawang.
Bahkan pemimpin klasemen Bundesliga Jerman seharusnya unggul ketika bek Dayot Upamecano mendapat umpan ciamik dari Kane. Penjaga gawang Lunin juga terkecoh sehingga sebenarnya harus memasukkan bola ke gawang. Namun ada bek Alvaro Carreras yang melakukan penyelamatan brilian. Dia berhasil melemparkan bola yang sudah menggelinding masuk ke gawang.
Madrid tidak tanpa peluang. Duet Mbappe dengan Vinicius Junior mengancam pertahanan Bayern melalui serangan yang baik. Mbappe mendapat peluang bagus namun kiper Manuer Neuer bisa menghentikannya. Begitu juga dengan usaha Vinicius Jr. Neuer lagi-lagi menghentikannya.
Penjaga gawang timnas Jerman tersebut memang menunjukkan performa terbaiknya. Ia melakukan penyelamatan lain ketika Mbappe sedang hendak memanfaatkan peluang yang diberikan oleh kapten Federico Valverde.
Setelah kedua tim bergantian menyerang melalui permainan terbuka, Bayern akhirnya berhasil membuka kebuntuan saat Diaz mencetak gol ke gawang Madrid pada menit ke-41.
Gol tersebut bermula dari satu-dua antara Serge Gnabry dan Kane yang sudah melewati bek Trent Alexander-Arnold sebelum melepaskan umpan ke depan. Bola disambut oleh Diaz yang lolos dari perangkap offside dan tenang melepaskan tembakan yang mengalahkan Lunin. Skor 1-0 untuk Bayern dan keunggulan tersebut bertahan hingga akhir babak pertama.
Gol tersebut juga mengangkat semangat para pemain Bayern ketika memasuki babak kedua. Ternyata, mereka langsung menyerang pertahanan Madrid dan mampu mencetak gol yang menambah keunggulan Bayern ketika pertandingan baru berlangsung satu menit.
Melalui serangan, Michael Olise yang mendekati kotak penalti Madrid kemudian memberikan bola ke tengah. Bola disambut oleh Kane dengan tendangan keras dari luar kotak penalti.
Akibatnya, tendangan kapten timnas Inggris itu berhasil mengatasi Lunin yang mengubah skor menjadi 2-0. Ini merupakan gol ke-11 Kane dalam kompetisi Eropa musim ini. Kane juga telah mencetak 49 gol di berbagai kompetisi.
Tertinggal dua gol, Madrid berusaha untuk bangkit. Setidaknya, tuan rumah mendapat peluang melalui Vinicius Jr dan Mbappe. Namun lagi-lagi, Neuer berhasil menggagalkan dua peluang tersebut.
Setelah banyak usaha yang gagal, Mbappe akhirnya berhasil menembus kebuntuan. Dimulai dari aksi Alexander-Arnold yang juga turut menyerang, bek mantan Liverpool tersebut kemudian mengirimkan umpan silang yang dituju Mbappe. Peluang tersebut langsung dimanfaatkan oleh kapten timnas Prancis yang mencetak gol ke gawang Bayern pada menit ke-74.
Skor berubah menjadi 2-1 yang membuat para pemain Madrid bangkit dan mencoba untuk menyamakan skor. Namun, upaya Los Blancos tidak membuahkan hasil dan skor tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Bayern juga memiliki modal bagus ketika menjamu Madrid dalam pertandingan kedua.






