Beranda Ilmu Pengetahuan Georgia Tech membantu membentuk masa depan ruang angkasa saat NASA mempersiapkan misi...

Georgia Tech membantu membentuk masa depan ruang angkasa saat NASA mempersiapkan misi ke bulan

7
0

Saat NASA bersiap untuk misi berikutnya ke bulan, salah satu universitas di Atlanta menarik perhatian karena perannya yang semakin besar dalam eksplorasi ruang angkasa.

Institut Teknologi Georgia mengatakan mereka telah menghasilkan 14 astronot, menduduki peringkat kedua terbanyak di antara universitas-universitas negeri di negara ini, dengan alumni yang terbang dalam puluhan misi dan menempuh jarak ratusan juta mil di luar angkasa.

Namun para pemimpin di universitas mengatakan dampaknya tidak hanya berdampak pada astronot itu sendiri.

Di dalam laboratorium kampus, para peneliti dan mahasiswa sedang mengerjakan proyek yang terhubung ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dan misi masa depan ke bulan, termasuk teknologi yang telah diuji di orbit. “Siswa benar-benar membuat perangkat keras pesawat ruang angkasa, mengoperasikannya saat berada di orbit mengelilingi bulan,” kata Jud Ready, direktur eksekutif Institut Penelitian Luar Angkasa Georgia Tech.

Ready mengatakan bahwa pengalaman langsung memungkinkan siswa untuk bekerja dengan jenis sistem yang sama dengan yang digunakan dalam misi nyata, membantu mempersiapkan generasi insinyur dan ilmuwan berikutnya.

Pekerjaan ini merupakan kelanjutan dari kontribusi selama puluhan tahun terhadap program luar angkasa AS.

Mantan astronot NASA Shane Kimbrough, lulusan Georgia Tech, mengatakan jangkauan universitas mencakup hampir setiap bagian operasi luar angkasa.

“Bukan hanya para astronot, para insinyur di baliknya, para ilmuwan,” kata Kimbrough. “Banyak di antaranya berasal dari Georgia Tech yang merupakan bagian dari program luar angkasa.”

Ketika NASA melanjutkan program Artemis yang bertujuan mengembalikan manusia ke bulan dan akhirnya melakukan perjalanan lebih jauh ke luar angkasa, Kimbrough mengatakan momen ini merupakan langkah maju yang besar.

Pekerjaan yang dilakukan di Georgia Tech, tambah Ready, adalah bagian dari masa depan tersebut.

Penelitian yang terkait dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional sudah berlangsung, dan teknologi tambahan yang dikembangkan di Georgia diperkirakan akan mendarat di bulan akhir tahun ini.

Pimpinan universitas mengatakan bahwa momentum ini dapat membantu menginspirasi generasi baru, generasi yang tidak hanya mengawasi eksplorasi ruang angkasa, namun juga membantu memimpinnya.