Beranda indonisia Judul lengkap An Se

Judul lengkap An Se

26
0

JAKARTA – Pemain bulutangkis nomor satu dunia, An Se-young, muncul sebagai juara Kejuaraan Asia Bulutangkis (BAC) atau Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026, yang secara otomatis membuat koleksinya dalam turnamen utama lengkap.

Atlet asal Korea Selatan berhak naik ke podium tertinggi BAC 2026 setelah mengalahkan tuan rumah peringkat kedua Wang Zhiyi dalam pertandingan tiga game dengan skor 21-12, 17-21, dan 21-18 di Pusat Olahraga Olimpiade Ningbo, Ningbo, China, pada Minggu, 12 April 2026.

Kemenangan tersebut membuat An berhasil merebut satu-satunya gelar utama yang belum pernah ia menangkan. Selain itu, ini juga membalas kekalahan atas Wang di final All England 2026 – yang merupakan satu-satunya kekalahan yang dialaminya sejauh ini dalam kalender tahun ini.

“Pertandingannya sangat melelahkan. Lawan saya juga lelah, pertandingan panjang jadi saya sangat senang menang. Banyak pendukung dari Korea Selatan yang memberi semangat kepada saya dan itu sangat membantu,” kata An seperti dikutip dari situs web BWF.

Dalam penampilannya sebelumnya di turnamen yang sama, pemain bulutangkis berusia 24 tahun hanya berhasil mengumpulkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Perunggu diraih dalam edisi 2022 dan perak tahun berikutnya.

Pemain bulutangkis yang lahir di Gwangju tersebut mengumpulkan medali emas pertamanya dalam turnamen utama di Asian Games 2022. Tahun berikutnya, dia berhasil naik ke podium tertinggi di Kejuaraan Dunia dan medali emas Olimpiade menyusul pada 2024.

Dengan usia yang masih muda, An juga memiliki peluang besar untuk menambah koleksi gelarnya. Tahun ini, dia bisa mengejar medali emas kedua dari Kejuaraan Dunia di India dan Asian Games di Jepang.

Gelar tunggal putra di BAC 2026 dimenangkan oleh unggulan pertama Shi Yuqi. Seperti An, dia juga memenangkan gelar Kejuaraan Asia pertamanya setelah mengalahkan pemain muda India Ayush Shetty dalam dua game dengan skor 21-8 dan 21-10.

Shetty, yang saat ini menempati peringkat ke-25 di dunia, menikmati perjalanan luar biasa menuju final. Dia berhasil mengalahkan pemain seperti Li Shi Feng, Chi Yu Jen, Jonatan Christie, dan Kunlavut Vitidsarn.

“Saya sangat bersyukur atas final ini. Ini telah menjadi minggu fantastis bagiku. Sayang sekali harus berakhir seperti ini. Saya benar-benar ingin bermain dengan sangat baik,” kata Shetty setelah pertandingan.

Di sektor ganda putra, juara dunia Kim Won-ho/Seo Seung-jae tetap menunjukkan dominasinya. Pasangan tersebut juga meraih gelar BAC pertamanya setelah mengalahkan sesama negaranya Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju.

Gelar ganda putri diraih oleh pasangan tuan rumah Li Yi Jing/Luo Xu Min. Mereka dinobatkan sebagai juara setelah rekan-rekan mereka Liu Sheng Shu/Tan Ning – yang diunggulkan pertama – kalah 5-8.

Keberhasilan pasangan yang lolos Kim Jae-hyeon/Jang Ha-jeong naik ke podium tertinggi dalam ganda campuran membuat Korea Selatan menjadi juara umum dengan tiga gelar. Kim/Jang memenangkan walkover (WO) atas Dechapol Puavarnukroh/Supissara Paewsampran dari Thailand.

Sementara itu, Indonesia harus kecewa lagi dari turnamen ini. Dari total 16 perwakilan yang dikirim ke acara ini, hanya dua di antaranya yang bisa mencapai semifinal, yakni ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.