Beranda indonisia Jonatan Ambisius untuk Banyak Berbicara di Indonesia Terbuka 2026

Jonatan Ambisius untuk Banyak Berbicara di Indonesia Terbuka 2026

64
0

Jonatan Christie Berharap Raih Gelar di Indonesia Open 2026

Pemain bulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie bercita-cita untuk mengunci gelar di Indonesia Open 2026 dan mengakhiri paceklik gelar tunggal putra yang sudah berlangsung lebih dari satu dekade.

Turnamen bulu tangkis BWF Super 1000 akan berlangsung di Istora Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 2-7 Juni 2026. Turnamen ini menyediakan total hadiah sebesar 1,4 juta dolar AS atau Rp. 24,8 miliar.

Jonatan mengatakan bahwa Indonesia Open merupakan salah satu target utama yang sedang dikejarnya sehingga ia akan mempersiapkan diri 100 persen untuk memuaskan rasa ingin tahunya.

“Ada rasa ingin tahu karena saya belum pernah memenangkan Indonesia Open. Ini adalah salah satu turnamen terbaik di dunia yang juga saya harapkan bisa mendapatkan gelar tersebut,” ujar Jojo, julukan Jonatan, dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta.

Indonesia Open merupakan salah satu dari dua turnamen dalam kalender BWF World Tour yang berlangsung di Istora Senayan yang belum pernah dimenangkan oleh Jonatan.

Sehingga, ia juga memiliki keinginan kuat untuk melengkapi koleksi gelarnya. Selain itu, berdiri di podium tertinggi secara otomatis mengakhiri rentetan kemenangan tunggal putra di turnamen tersebut.

Jonatan mengatakan bahwa peluang untuk naik ke podium tertinggi sebenarnya sangat terbuka, namun persaingan tunggal putra saat ini sangat ketat sehingga tidak akan mudah.

“Banyak atlet, khususnya tunggal putra, sekarang berkembang cukup pesat. Beberapa negara beberapa tahun lalu tidak bisa bersaing, namun sekarang mereka bisa menempatkan atlet mereka di 15 besar atau bahkan 10 besar di dunia,” ujarnya.

Indonesia dalam empat edisi terakhir gagal merebut gelar Indonesia Open sejak Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada edisi 2021.

Sementara itu, tunggal putra terakhir naik ke podium tertinggi pada edisi 2012 melalui Simon Santoso. Sektor lainnya tidak kalah lama, yaitu tunggal putri terakhir pada 2001, ganda putri terakhir pada 2008, dan ganda campuran terakhir pada 2018.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Ricky Subagja, menekankan bahwa mereka menetapkan target tinggi bagi atlet Indonesia dalam turnamen tersebut.

“Kami berharap atlet Indonesia dapat memberikan performa terbaik dan mencapai hasil maksimal dalam turnamen ini. Bermain di kandang harus menjadi motivasi tambahan,” ujarnya.

Selain Jonatan, nama-nama lain yang akan tampil di Indonesia Open termasuk Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Putri Kusuma Wardani, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, dan Nikolaus Joaquin/Raymond Indra.