KUALA LUMPUR: Genting Bhd menjual sebuah saham lima persen dalam pengembangan gas hulu dan fasilitas gas alam cair terapung (FLNG) di Indonesia ke PT Rukun Raharja Tbk dan anak perusahaannya.
Genting mengatakan unit-unit tidak langsung yang dimiliki 95 persen oleh Genting Oil Kasuri Pte Ltd dan Genting LNG Pte Ltd telah menandatangani perjanjian dengan grup energi Indonesia untuk divestasi sebagian.
Kesepakatan tersebut melibatkan saham lima persen dalam kepentingan berpartisipasi Genting Oil dalam kontrak bagi hasil produksi (PSC) dengan SKK Migas, regulator minyak dan gas Indonesia, untuk pengembangan hulu Blok Kasuri di Papua Barat.
Genting Oil saat ini memiliki seluruh kepentingan berpartisipasi di bawah PSC Kasuri, untuk itu telah menerima persetujuan dari pemerintah Indonesia untuk rencana pengembangan pertama yang mencakup lapangan Asap, Kido dan Merah dalam area konsesi Blok Kasuri.
Kesepakatan juga termasuk saham lima persen dalam saham Genting LNG di PT Layar Nusantara Gas, perusahaan yang mengembangkan fasilitas tengah dan kapal FLNG inaugurasi di Indonesia.
“Divestasi hilir diharapkan selesai pada akhir Juli 2026, setelah eksekusi perjanjian pemegang saham dan pemenuhan kondisi lain yang disediakan dalam perjanjian yang masuk dalam divestasi hilir.
“Penyelesaian divestasi hulu, yang bersyarat, antara lain, persetujuan dari SKK Migas dan Pemerintah Indonesia serta penyelesaian divestasi hilir, diperkirakan akan terjadi tidak lebih lambat dari Februari 2027,” kata Genting.
Genting mengatakan partisipasi Rukun Raharja, pemain energi yang mapan di Indonesia, diharapkan membawa keahlian lokal berharga dan mendukung eksekusi proyek dengan lebih lancar.
Perusahaan juga menambahkan bahwa kolaborasi ini menandai langkah awal menuju membangun kemitraan strategis yang lebih dalam dengan pemain industri lokal kunci di Indonesia.
“Kolaborasi terbaru ini melengkapi peran penting perusahaan sebagai pengembang rantai nilai LNG kunci dan meningkatkan prospek pertumbuhannya di region,” ucapnya.






(19).jpg)
