Beranda indonisia Harga Emas Antam Indonesia Turun Rp50.000 per Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Indonesia Turun Rp50.000 per Gram Hari Ini

8
0

Gotrade Berita – Harga emas patokan Indonesia dari PT Aneka Tambang (ANTM) yang dimiliki negara turun Rp50.000 per gram pada hari Rabu (22/04). Harga jual di butik Logam Mulia Antam di Jakarta kini berada di Rp2.830.000 (sekitar USD 170) per gram.

Penurunan ini menandakan koreksi yang signifikan bagi investor emas Indonesia yang mengikuti batangan Antam sebagai instrumen investasi ritel utama. Emas Antam adalah produk emas fisik yang paling banyak diperdagangkan di ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Poin Penting:

– Harga jual emas Antam turun Rp50.000 menjadi Rp2.830.000 per gram pada Rabu (22/04) – Harga beli kembali juga turun Rp50.000 menjadi Rp2.640.000 per gram – Pembelian dikenai pajak penghasilan sebesar 0,25% tetapi bebas dari Pajak Pertambahan Nilai Indonesia

Harga beli kembali, yang merupakan jumlah yang dibayarkan Antam saat membeli kembali emas dari pemegangnya, juga turun Rp50.000. Menurut data Logam Mulia, tingkat beli kembali sekarang adalah Rp2.640.000 per gram.

Penurunan bersamaan dalam harga jual dan beli kembali menunjukkan koreksi pasar yang luas daripada penyesuaian spread. Celah antara harga jual dan beli kembali tetap sekitar Rp190.000 per gram.

Menurut peraturan pajak Indonesia, pembelian emas Antam bebas dari Pajak Pertambahan Nilai berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2022. Hal ini membuat batangan emas menjadi salah satu produk investasi yang mendapat perlakuan PPN istimewa di Indonesia.

Pembeli masih dikenakan pemotongan pajak penghasilan sebesar 0,25% berdasarkan Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 48 tahun 2023. PT Antam mengeluarkan sertifikat pemotongan pajak untuk setiap transaksi demi tujuan pelaporan pajak tahunan.

Saluran IDX melaporkan bahwa beberapa produk emas Antam dalam denominasi tertentu sementara tidak tersedia di platform resmi. Hal ini bisa menjadi sinyal permintaan ritel yang kuat bahkan di tengah koreksi harga.

Penurunan harga mengikuti periode kenaikan agresif dalam beberapa minggu terakhir yang didorong oleh momentum emas global. Koreksi ini sejalan dengan harga emas internasional mundur dari level tertinggi baru-baru ini.

Bagi investor yang mempertimbangkan titik masuk, koreksi ini mungkin merupakan kesempatan dalam tren naik yang lebih luas. Namun, harga emas global tetap sensitif terhadap ketegangan geopolitik dan keputusan suku bunga bank sentral di seluruh dunia.

Peserta pasar harus memonitor arah harga emas global dalam beberapa hari mendatang sebelum membuat keputusan. Volatilitas tinggi menuntut waktu yang hati-hati untuk kedua posisi pembelian dan penjualan.

Sumber: