JAKARTA – Sayap anyar Newcastle United, Anthony Gordon menjadi incaran Arsenal. Bahkan Arsenal harus bersaing dengan Liverpool dan Manchester United untuk mendatangkan Gordon.
Gordon terlambat panas ketika memulai kompetisi musim ini. Namun setelah Newcastle ditinggalkan oleh Hugo Ekitike yang pindah ke Liverpool, pemain berusia 25 tahun itu mulai perlahan menjadi andalan di garis depan. Dia juga langsung melesat saat mencetak empat gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Qarabag.
Di babak playoff pertama, Gordon mencetak quattrick yang membawa The Magpies menang 6-1. Hal ini menjadikan Gordon sebagai pemain Newcastle pertama yang pernah mencetak empat gol dalam pertandingan Eropa dan melampaui legenda klub, Alan Shearer dan Faustino Asprilla. Kesuksesan Newcastle berlanjut di pertandingan kedua dan menang 3-2 untuk lolos ke babak 16 Liga Champions.
Penampilan brilian Gordon dan kemampuannya untuk menjaga konsistensi membuat klub-klub Liga Utama Inggris tertarik untuk membawanya masuk.
Saat ini, Arsenal serius menunjukkan minat untuk mendatangkan pemain tim nasional Inggris tersebut. Manajer Mikel Arteta memang telah menunjukkan minat pada gaya bermain Gordon saat masih membela Everton.
Jika Arsenal ingin merekrut Gordon, maka mereka akan melepaskan Gabriel Martinelli. Gordon telah menunjukkan dirinya sebagai pemain berbakat dan multitalenta. Dia telah naik menjadi salah satu sayap terbaik di Liga Inggris.
Namun, baru-baru ini manajer Eddie Howe mulai sering memainkannya sebagai ‘false nine’ atau sebagai penyerang tengah. Gordon telah menjawab kepercayaan Howe dengan mencetak gol untuk Newcastle.
Penampilan briliannya membuat manajer tim nasional Thomas Tuchel mempertahankan Gordon. Termasuk saat uji coba melawan Uruguay dan Jepang bulan depan. Dia kemungkinan akan masuk dalam daftar pemain yang akan bersaing di Piala Dunia 2026.
Namun tidak mudah bagi The Gunners merekrut Gordon karena Newcastle tidak ingin melepaskannya. Setelah kehilangan Ekitike, Newcastle berusaha mempertahankan Gordon yang kontraknya masih dua tahun lagi. Jika akhirnya harus melepas pemainnya, klub telah menetapkan harga 95 juta poundsterling atau sekitar 2,1 triliun rupiah.
Harga tersebut terlalu tinggi. Apalagi, Arsenal kemungkinan akan menawarkan harga 75 juta poundsterling atau sekitar 1,6 triliun rupiah, atau paling banyak 80 juta poundsterling atau 1,8 triliun rupiah.
Selain harganya yang mahal, Arsenal mendapat tantangan serius dari Liverpool dan Man Utd. Bahkan, Liverpool sebenarnya menginginkan Gordon dua tahun lalu.
Namun, rencana transfer tersebut mengalami kebuntuan, sehingga membuat Gordon tetap bertahan di St James’ Park. Mereka akhirnya hanya mendapatkan Ekitike. Sementara itu, Man Utd belum mengambil tindakan lebih lanjut untuk merekrut Gordon meski telah menunjukkan minat pada pemain tersebut.
Gordon sendiri membantah keinginan untuk meninggalkan Newcastle. Dia, kepada The Sun, menyatakan dengan tegas bahwa dia bahagia di klub tersebut. Namun, Newcastle tidak keberatan jika ada pembeli yang menawarkan harga sesuai yang diharapkan dari klub tersebut.






