JAKARTA – Arsenal akhirnya jatuh dari singgasana setelah Manchester City memenangkan kemenangan tipis 1-0 atas Burnley dalam pertandingan English Premier League di Stadion Turf Moor, Kamis, 23 April 2026 WIB. Man City juga mengirim Burnley kembali ke Divisi Championship karena gagal keluar dari zona degradasi.
Sudah 200 hari Arsenal mengendalikan klasemen. Tim Mikel Arteta bahkan diprediksi akan segera mengakhiri puasa trofi Premier League selama 22 tahun.
Ya, Arsenal terakhir kali meraih gelar Liga Inggris pada tahun 2004. Saat itu, The Gunners ditangani oleh manajer legendaris Arsene Wenger bersama dengan bintang-bintang seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, dan Dennis Bergkamp. Setelah mencapai kesuksesan dengan menjadi juara tanpa pernah kalah, Arsenal kembali menjadi bayang-bayang Manchester United.
Klub London Utara juga belum pernah memenangkan liga. Termasuk dalam tiga musim terakhir, Arsenal selalu berada di posisi kedua. Ironisnya, mereka rutin memimpin klasemen tetapi di saat-saat terakhir selalu ada tim lain yang mengungguli Arsenal.
Dan, situasi itu bisa terulang ketika Man City akhirnya menggusur Arsenal yang telah menduduki posisi teratas selama 200 hari. Mereka juga membuka peluang untuk meraih gelar liga untuk kali ketujuh di bawah kepemimpinan Pep Guardiola selama sembilan musim terakhir.
Man City merebut puncak klasemen setelah mengalahkan Burnley dan mendapatkan 70 poin. Tidak hanya jumlah poin yang sama tetapi juga selisih gol. Namun, The Cityzens masih bisa melampaui Arsenal karena produktivitas gol mereka.
Tidak hanya merebut posisi teratas, Man City juga mengirim Burnley kembali ke divisi kedua. Ya, kekalahan di kandang membuat Burnley tetap berada di peringkat 19 atau satu strip di bawah dengan 20 poin.
Dengan empat pertandingan tersisa, tim yang dilatih oleh Scott Parker tidak dapat lagi mengejar West Ham United yang menduduki posisi ke-17 atau satu strip di atas zona degradasi. West Ham sendiri memiliki 33 poin atau 13 poin di atas Burnley.
Kegagalan Burnley untuk bertahan di kasta teratas berarti mereka sekarang telah menghabiskan lima musim terakhir kembali ke Championship untuk kali ketiga. Burnley diikuti oleh klub papan bawah Wolverhampton Wanderers yang sudah terdegradasi.
Sementara itu, satu slot lagi masih dalam persaingan ketat antara klub-klub London. Tottenham Hotspur, yang musim lalu menjadi juara Liga Europa, terancam degradasi setelah finis di peringkat ke-18 dengan 31 poin. Namun, peluang untuk keluar dari zona degradasi belum tertutup karena Tottenham hanya selisih dua poin dari West Ham.
Dalam pertandingan tersebut, Man City sepenuhnya mendominasi meskipun mereka bermain di kandang. Mereka tampil dengan percaya diri setelah mengalahkan Arsenal 2-1 akhir pekan lalu. Bahkan, hanya kemenangan yang dapat membuat Man City menggeser Arsenal.
Gelombang serangan Man City memaksa kiper Martin Dubravka untuk bekerja keras. Bahkan gawangnya terancam oleh Rayan Cherki di menit-menit awal pertandingan. Jika Dubravka tidak melakukan penyelamatan brilian, Burnley pasti akan kebobolan.
Namun, ia tidak bisa menghentikan tembakan kaki kiri penyerang Erling Haaland ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Gol dimulai dari serangan balik cepat Man City. Menerima bola dari belakang, winger Jeremy Doku kemudian membawa bola dan melewatkan ke Haaland.
Penyerang timnas Norwegia tersebut kemudian melakukan solo run menuju gol. Ia terlihat tenang saat mengalahkan Dubravka dengan kaki kirinya dan membawa Man City unggul 1-0.
Setelah gol, Man City lebih agresif dalam menekan pertahanan Burnley. Hanya pemain-pemain Man City yang melakukan lebih banyak tendangan langsung dari jarak jauh. Mereka juga menurunkan tempo permainan yang membuat Guardiola terlihat marah. Selain itu, serangan mereka tidak menghasilkan gol.
Tidak hanya itu, Burnley juga hampir menyamakan skor sebelum turun minum. Namun, tembakan striker Zian Flemming masih melebar sehingga skor satu gol berlangsung hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Man City masih mendominasi permainan. Hanya upaya mereka tidak berbuah hasil.
Termasuk tendangan Haaland yang masih mengenai tiang gawang. Selanjutnya, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Burnley juga tidak mampu menyamakan skor sehingga pertandingan tetap 1-0 untuk Man City.





