Beranda Sepak Bola Michael Carrick akan menjadi manajer, Man Utd memperingatkan Solskjaer.

Michael Carrick akan menjadi manajer, Man Utd memperingatkan Solskjaer.

280
0

JAKARTA – Manchester United akhirnya mencapai kesepakatan dengan manajer interim Michael Carrick. Dia akan mendapatkan kontrak permanen yang berarti dia akan ditunjuk sebagai manajer penuh saat memasuki kompetisi musik baru. Namun, klub mengingatkan bahwa kegagalan Ole Gunnar Solskjaer tidak akan terulang.

Carrick berhasil membawa Man Utd kembali ke jalur kemenangan. Setelah diangkat sebagai manajer interim pada Januari 2026 untuk menggantikan Ruben Amorim yang dipecat, dia langsung membawa Man Utd ke puncak. Sebelumnya, Man Utd selalu berada di luar zona Liga Champions atau paling baik di peringkat keenam ketika Amorim dipecat.

Saat Carrick kembali sebagai manajer interim untuk kedua kalinya, mantan gelandang Setan Merah di era manajer legendaris Sir Alex Ferguson mencapai prestasi yang mengesankan. Bruno Fernandes dkk membawa mereka meraih 10 kemenangan dan hanya kalah dua kali dari 15 pertandingan di Liga Premier Inggris.

Carrick tidak hanya membawa Man Utd ke posisi ketiga dan kembali ke Liga Champions musim depan, tetapi dia mampu mengembalikan kepercayaan para pemain.

Mereka terlihat sebagai tim dengan mentalitas pemenang seperti yang ditunjukkan oleh Fernandes, Casemiro, Mateus Cunha hingga Kobbie Mainoo yang akhirnya bersedia memperpanjang kontraknya di Man Utd.

Bahkan Benjamin Sesko yang pernah kurang produktif telah menunjukkan ketajamannya. Sementara itu, para penggemar berharap klub akan memperpanjang kontrak Casemiro untuk satu tahun lagi.

Performa memuaskan Carrick membuat klub mendesak untuk memberinya kontrak permanen. Namun, Man Utd tidak terburu-buru untuk menunjuk pria berusia 44 tahun ini sebagai manajer permanen.

Tidak heran jika sejumlah nama untuk menjadi manajer Man Utd masih beredar. Mulai dari manajer Bournemouth Andoni Iraola yang bersaing dengan Unai Emery yang berhasil mengelola Aston Villa.

Selain itu, ada manajer Fulham Marco Silva dan akhirnya Luis Enrique yang memimpin Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions 2025 sebagai kandidat.

Man Utd tidak ingin mengulangi kegagalan Solskjaer yang memberi harapan ketika dia menjadi manajer interim pada tahun 2018. Kinerja impresif Man Utd dan kesuksesannya dalam memenangkan lima pertandingan pertama membuat manajemen ingin memberikan kontrak permanen.

Apalagi, seperti Carrick, dia juga menjadi Manajer Bulan pada Januari 2019 sehingga klub lebih percaya diri untuk menandatangani kontraknya.

Namun, setelah mendapatkan kontrak sebagai manajer penuh waktu, kinerja Man Utd malah menurun. Solskjaer hanya mampu membawa timnya finis sebagai runner-up dalam Liga Europa 2021 setelah kalah dramatis dari Villarreal. Solskjaer kemudian dipecat tanpa pernah memenangkan trofi.

Meskipun terhalangi oleh kegagalan Solskjaer, menurut The Sun, pejabat klub akhirnya setuju untuk memberikan Carrick kontrak permanen.

Selain itu, mantan manajer Middlesbrough ini mendapat dukungan dari pemain, penggemar, dan mantan pemain Man Utd. Agen Carrick juga beberapa kali terlihat di markas klub untuk bertemu dengan dewan direksi.

Saat ini, kedua belah pihak sedang menyelesaikan kontrak. Sesuai rencana, Carrick akan memiliki kontrak selama dua tahun dengan opsi tambahan 12 bulan. Carrick sendiri mengakui bahwa dia puas bukan karena akan menerima kontrak permanen tetapi bisa membawa Man Utd kembali ke Liga Champions.

“Kami telah mengambil langkah besar dan senang bahwa kami akhirnya kembali ke Liga Champions. Kami puas dengan pencapaian ini,” kata Carrick.