Beranda Sepak Bola Man City Gagal Kalahkan Bournemouth, Guardiola: Selamat kepada Arsenal!

Man City Gagal Kalahkan Bournemouth, Guardiola: Selamat kepada Arsenal!

244
0

JAKARTA – Manchester City gagal menunda pesta juara Arsenal setelah gagal mengalahkan Bournemouth dan hanya berhasil bermain imbang 1-1 dalam duel di Liga Premier Inggris di Stadion Vitality, Rabu, 20 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil ini membuat Arsenal mengakhiri gelar Liga Inggris mereka yang sudah 22 tahun. Manajer Man City, Pep Guardiola juga mengucapkan selamat kepada Arsenal.

Man City masih berusaha untuk memperlambat laju Arsenal dan membuat gelar liga di pertandingan terakhir. Namun, harapan Man City yang tidak berhasil tampaknya kehilangan kekuatan dan semangat juang untuk memenangkan pertandingan karena akan ditinggalkan oleh Guardiola setelah berakhirnya kompetisi.

Pada pertandingan tersebut, Man City kebobolan gol melalui Eli Junior Kroupi pada menit ke-39. Setelah gol tersebut, Man City kesulitan menembus pertahanan Bournemouth. Mereka hanya bisa menyamakan skor ketika memasuki waktu injury time. Gol Erling Haaland pada menit ke-90+5 mengubah skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga akhir pertandingan.

Hasil ini membuat Man City memiliki 78 poin. Terpaut empat poin dari Arsenal yang bertengger di puncak klasemen. Dengan satu pertandingan tersisa, Man City tidak bisa mengejar poin Arsenal. Begitu Man City gagal mengatasi Bournemouth, para pemain Arsenal dan para fans mereka langsung merayakan pesta juara.

Tim Mikel Arteta mengakhiri paceklik gelar liga setelah terakhir kali memenangkannya pada tahun 2004. Saat itu, Arsenal ditangani oleh Arsene Wenger dan dikonfirmasi sebagai The Invincibles karena mereka tidak terkalahkan saat menjadi juara Liga Premier.

“Selamat kepada Arsenal, Mikel, staf, semua pemain, dan fans atas kemenangan di Liga Premier,” kata Guardiola seperti dikutip france24. “Kalian pantas mendapatkannya.”

Guardiola sendiri, musim ini, membawa Man City meraih double title. Mereka memenangkan Piala Liga Inggris atau Carabao Cup dengan mengalahkan Arsenal dan Piala FA setelah memenangkan 1-0 atas Chelsea. Keberhasilan ini membuat Guardiola memenangkan 20 trofi selama 10 tahun mengarahkan Man City.

Dia membawa Cityzens ke puncak kejayaan karena pertama kalinya mereka meraih Liga Champions. Tidak hanya itu, Man City juga mempersembahkan treble dan menyamai prestasi rivalnya di kota, Manchester United. Di bawah pimpinan Guardiola, Man City menjadi satu-satunya tim yang memenangkan Liga Premier empat kali berturut-turut.

Guardiola juga menjadi yang terlama menghandle Man City dibandingkan saat dia melatih Barcelona dan Bayern Munich sebelum akhirnya mengumumkan kepergiannya dari Etihad meskipun kontraknya masih satu tahun. Pertandingan melawan Aston Villa di Etihad menjadi perpisahan Guardiola dari Man City.

“Pemimpin klub adalah orang pertama yang akan saya ajak bicara,” kata Guardiola saat mengatur masa depannya dengan meninggalkan Man City. “Kami akan memutuskan setelah kompetisi berakhir. Kami akan duduk dan mendiskusikan. Ini sederhana dan kami akan membuat keputusan,” ujarnya.

Hanya fans yang berharap Guardiola menyelesaikan kontrak atau tinggal satu tahun lagi. “Satu tahun lagi, Guardiola!” teriak para fans dalam pertandingan melawan Bournemouth.

Sementara itu, para pemain Arsenal berkumpul di pusat latihan Tim untuk menonton pertandingan Bournemouth melawan Man City. Mereka juga langsung berpesta begitu Man City bermain imbang melawan tuan rumah.

Tidak hanya pemain, para fans berkumpul di Stadion Emirates untuk merayakan pesta juara yang dinanti-nantikan. Fans menyalakan flare merah dan menyanyikan, “Campeones.” Mereka juga meneriakkan nama ‘Arteta’ berkali-kali.

Jangan lupa, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memberikan selamatnya. Lagi pula, Starmer ternyata merupakan penggemar klub London Utara tersebut.

“22 tahun bagi Arsenal,” tulis Perdana Menteri di X. “Akhirnya kita kembali ke posisi yang seharusnya menjadi milik kita. Juara!”

Wenger juga mengucapkan selamat kepada Declan Rice dkk. “Kalian akhirnya melakukannya! Pemenang terus maju saat yang lain berhenti. Ini saat kalian. Nikmati momennya,” kata Wenger dalam video yang diunggah di situs klub.

Arsenal akan menerima trofi Liga Premier dalam pertandingan terakhir melawan Crystal Palace dalam Derby London di Selhurst. Mereka akan mengadakan parade juara pada 31 Mei 2026 atau sehari setelah final Liga Champions.

Setelah mengakhiri trofi Liga Inggris dengan cepat, Arsenal masih memiliki ambisi untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub dan juga memenangkan double. Arsenal adalah satu-satunya klub papan atas Liga Premier yang belum pernah mengangkat trofi treble. Tim ini mencapai final 20 tahun lalu namun kalah dari Barca.

Di final ini, Arsenal akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain. Jika mereka menjadi juara, Arsenal akan menyamai prestasi Man Utd dan Man City yang memenangkan Liga Premier dan Liga Champions dalam satu musim.