Tim nasional sepak bola Iran akan melakukan perjalanan dari kamp latihan mereka di Turki ke Ankara pada hari Kamis untuk janji wawancara visa menjelang Piala Dunia 2026, kata seorang pejabat federasi senior pada hari Selasa.
Iran sedang melakukan latihan di Antalya setelah liga domestik negara itu dihentikan awal tahun ini setelah serangan dari Amerika Serikat dan Israel, menyebabkan banyak pemain kekurangan kebugaran pertandingan.
Skuad latihan pada hari Selasa di fasilitas di pantai Laut Tengah Turki.
Mehdi Mohammad Nabi, wakil presiden pertama Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), mengatakan seluruh skuad akan menghadiri janji di kedutaan Kanada di Ankara, sementara beberapa pemain juga akan mengajukan visa Amerika Serikat.
Piala Dunia akan diadakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iran dijadwalkan untuk bermain di tiga pertandingan grup di Amerika Serikat tetapi akan memerlukan akses ke Kanada jika mereka lolos ke babak gugur.
“Peraturan FIFA untuk Piala Dunia menyatakan salah satu kewajiban adalah memberikan visa kepada semua tim yang berpartisipasi dalam Piala Dunia, dan FIFA menyatakan bahwa negara tuan rumah akan menyediakan kerja sama yang diperlukan dengan tim nasional Iran,” kata Nabi.
“Besok kami akan berada di Ankara dan para pemain akan pergi ke kedutaan Kanada untuk tahap awal mendapatkan visa mereka.”
Dia menambahkan bahwa beberapa pemain yang belum mengajukan visa AS di konsulat AS di Dubai sebelum perang juga akan mengajukan aplikasi di Ankara pada hari Kamis.
Nabi juga mengatakan beberapa pemain Iran yang berbasis di luar negeri akan bergabung dengan skuad di Ankara sebelum melakukan perjalanan dengan tim ke kamp Antalya.
Iran lolos secara cepat untuk Piala Dunia 48 tim yang diperluas, tetapi persiapan telah menjadi kendala oleh ketidakpastian tentang pengaturan perjalanan dan keamanan setelah konflik.
“Pelatih Amir Ghalenoei mengatakan mempersiapkan skuad secara fisik untuk turnamen akan sulit setelah sebagian besar pemain dari dalam negeri tidak bermain kompetitif selama tujuh minggu selama penghentian liga Iran,” kata Ghalenoei kepada majalah FFIRI sebelum tim berangkat ke Turki.
“Tentu, saya tidak sepenuhnya puas dengan tingkat kesiapan pemain,” tambah Ghalenoei.
“Igguin dengan kamp latihan yang sekitar dua setengah hingga tiga minggu, kami bisa menutupi sekitar 20 hingga 25% kekurangan tersebut.”
Iran akan melawan Gambia dalam pertandingan persahabatan pada 29 Mei sebelum Ghalenoei menamai skuad 26 pemain untuk Piala Dunia sebelum batas waktu 1 Juni FIFA.
FFIRI juga berharap bisa menjadwalkan pertandingan persahabatan lain di Turki dan merencanakan pertandingan tertutup melawan Puerto Rico di pangkalan AS mereka di Arizona, asalkan mereka dapat masuk ke negara tanpa masalah.
Nabi mengatakan federasi yakin pengaturan keamanan untuk turnamen akan ditangani dengan baik.
“Ada komite keamanan yang bekerja dengan FIFA di dalam Amerika Serikat, dan tanggung jawab keamanan berada pada komite-komite tersebut,” katanya.





