Beranda Sepak Bola Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, Spanyol mengalahkan Serbia dalam pertandingan uji coba

Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, Spanyol mengalahkan Serbia dalam pertandingan uji coba

88
0

Penyerang Mikel Oyarzabal menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol saat Spanyol mengalahkan Serbia 3-0 dalam pertandingan persahabatan di Stadion De la Ceramica, Villarreal, Sabtu pagi, 28 Maret 2026 waktu WIB.

Spanyol seharusnya bertanding Finalissima melawan Argentina. Pertandingan besar yang mempertemukan juara Piala Eropa dengan juara Copa America seharusnya diadakan di Doha, Qatar.

Namun, karena konstelasi politik Timur Tengah dengan konflik bersenjata antara Israel dan Iran, yang juga melibatkan Amerika Serikat, membuat duel tersebut ditunda.

Pertandingan direncanakan akan dipindahkan ke tempat lain. UEFA juga telah mengajukan proposal untuk memindahkan pertandingan Finalissima, yang sudah diadakan sejak 2022. Namun, menurut UEFA, Argentina selalu menolak setiap proposal terkait pemindahan lapangan bermain sehingga pertandingan akhirnya ditunda.

Dengan penundaan pertandingan Finalissima, Spanyol memilih untuk menguji diri melawan Serbia. Duel tersebut merupakan pemanasan ideal bagi La Furia Roja sebelum tampil di Piala Dunia 2026.

Selain itu, Serbia turun dengan kekuatan terbaik. Penyerang Aleksandar Mitrovic, yang kini bermain di Al-Rayyan, menjadi harapan serangan Serbia. Striker mantan Newcastle United dan Fulham ini didukung oleh gelandang serang Al Hilal, Sergej Milinkovic-Savic, yang sebelumnya bermain di Lazio. Sementara itu, di bawah mistar berdiri kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic.

Sementara itu, pelatih Spanyol Luis de la Fuente menaruh harapannya pada Oyarzabal yang menjadi pilihan utama di barisan depan. Hal ini membuat penyerang Barcelona Ferran Torres memulai pertandingan dengan duduk di bangku cadangan. Oyarzabal pun mendapat dukungan dari Lamine Yamal, Fermin Lopez, dan Alex Baena.

Oyarzabal juga menunjukkan ketajamannya dengan membuka kemenangan Spanyol. Menerima umpan dari Fermin Lopez, penyerang Real Sociedad itu berhasil menjebol gawang Milinkovic-Savic pada menit ke-16.

Keunggulan 1-0 membuat Spanyol lebih agresif dalam menekan pertahanan Serbia. Hasilnya tidak sia-sia. Oyarzabal kembali mencetak gol yang membuat Spanyol unggul 2-0. Dia mencetak brace setelah menyelesaikan assist dari bek Pau Cubarsi pada menit ke-44.

Memasuki babak kedua dengan keunggulan dua gol membuat Spanyol bermain lebih rileks dan menikmati permainan. Namun, mereka tetap mendominasi permainan.

Spanyol harus menunggu hingga menit ke-72 ketika winger Osasuna, Victor Munoz, yang masuk sebagai pemain pengganti, mengatasi kebuntuan. Skornya menjadi 3-0 dan bertahan hingga akhir pertandingan.

De la Fuente juga menunjukkan kepuasan dengan kinerja tim. Terlebih lagi, mereka mampu menang dengan meyakinkan ketika menghadapi lawan yang tidak mudah. Dia mengakui bahwa permainan Serbia berubah menjadi lebih baik dibandingkan saat kedua tim bertemu di Liga Bangsa-Bangsa.

“Dekatnya pendekatan mereka dibandingkan dengan saat mereka bertemu di Liga Bangsa-Bangsa beberapa bulan yang lalu. Saya suka karakter dan gagasan [Pelatih Serbia Veljko] Paunovic dengan segera membawa keluar pemain terbaiknya. Saya menghormatinya dan berharap kesuksesan baginya,” kata De la Fuente kepada Marca.

De la Fuente juga memuji Oyarzabal yang mengatasi masalah barisan depan Spanyol. Menurutnya, penampilan Oyarzabal membantah tuduhan bahwa Spanyol tidak memiliki penyerang dengan naluri pembunuh.

“Kita sepertinya tidak bisa menghargai talenta pemain lokal. Ketika orang mengatakan kita tidak memiliki lagi penyerang pembunuh, tetapi sebenarnya kita memiliki banyak penyerang dan bukan hanya Mikel. Dia jelas pemain kelas dunia,” katanya.