Beranda Sepak Bola Bruno Fernandes Mengatakan Man Utd Jangan Berani Menjualnya

Bruno Fernandes Mengatakan Man Utd Jangan Berani Menjualnya

3
0

JAKARTA – Karier kapten Manchester United, Bruno Fernandes, nampaknya akan berakhir. Dalam sebuah wawancara, Fernandes tampak menantang Man Utd yang tidak berani menjualnya.

Man Utd kesulitan pulih. Performa tim yang sangat tidak stabil membuat Man Utd tidak mampu masuk ke zona Liga Champions. Pada laga terakhir di Liga Utama Inggris, Man Utd kembali gagal meraih poin penuh saat menjamu lawannya di Old Trafford, Selasa, 16 Desember 2025 WIB.

Kemenangan yang hampir diraih pupus begitu saja melalui drama delapan gol saat Bournemouth menahan Man Utd 4-4. Hasil yang menunjukkan bahwa The Red Devils tidak lebih dari tim biasa.

Dalam laga itu, mereka selalu unggul sebanyak tiga kali. Namun, Man Utd tetap gagal mempertahankan keunggulan hingga gol Senne Lammens kembali dilesakkan saat pertandingan memasuki babak akhir.

Fernandes tampak muak dengan kondisi Man Utd. Bagaimana tidak, gol dan assist gelandang tim nasional Portugal tersebut nampaknya sia-sia karena Man Utd untuk ketiga kalinya berturut-turut gagal meraih kemenangan dalam laga kandang. Bahkan mereka bisa dihina oleh Everton 1-0 di hadapan pendukungnya sendiri.

Saat tim kecewa karena hampir menang dan dalam laga berikutnya terancam kalah karena menghadapi tuan rumah Aston Villa yang sedang naik daun, sebuah wawancara dengan Fernandes bersama Canal 11, bulan lalu beredar di Inggris.

Dalam wawancara yang diatur oleh federasi sepakbola Portugal, Fernandes mengungkapkan bahwa klub benar-benar ingin menjualnya. Namun, klub tidak berani melakukannya.

“Klub benar-benar ingin saya pergi. Itu ada dalam pikiran saya,” kata Fernandes yang dikutip oleh The Sun.

“Saya sudah menyampaikan hal ini kepada dewan direksi. Namun, mereka tidak berani membuat keputusan. Jika saya ingin pergi, mereka pasti akan melepas saya,” katanya lagi.

Man Utd sebenarnya telah menerima tawaran dari Al Hilal. Bahkan klub Arab Saudi tersebut menyiapkan 100 juta poundsterling untuk mendapatkan Fernandes. Tidak hanya itu, Fernandes juga akan menerima gaji hingga 700 ribu poundsterling setiap minggu yang membuat gelandang berusia 31 tahun itu menjadi salah satu pemain terbayar di dunia.

Al Hilal bahkan meminta bantuan dari pemainnya, Ruben Neves yang juga seorang sesama negara Fernandes. Namun, ia menolak tawaran menggiurkan dari Al Hilal. Fernandes menunjukkan loyalitas dan kesetiaannya kepada Man Utd.

Lebih lanjut, manajer Ruben Amorim menyatakan bahwa tim benar-benar membutuhkan Fernandes. Amorim juga tidak ingin melepas pemain andalannya.

Hanya saja, Fernandes mengungkapkan bahwa saat ia mengatakan ingin pergi, klub pasti akan buru-buru bernegosiasi dengan Al Hilal.

“Saya bisa saja pergi pada bursa transfer musim lalu jika saya ingin mendapatkan banyak uang. Saya tidak perlu bilang ke mana saya akan pergi. Tapi saya memutuskan untuk tetap tinggal, alasan lainnya adalah karena keluarga. Saya sangat mencintai klub ini,” ucap Fernandes.

“Mereka tidak benar-benar bilang ‘tidak’ [pada tawaran Al Hilal] dan kami ingin Anda tetap di klub. Tapi jika Anda pergi, kami tidak akan mengatakan itu bukan tawaran bagus karena tawarannya besar,” katanya.

Klub belum memberikan penjelasan atas pernyataan Fernandes. Namun, hal ini bisa menjadi sinyal bahwa ia akan pergi. Terlebih lagi, penjualan Fernandes akan mengurangi beban gaji pemain.

Alasannya adalah Fernandes, Casemiro, dan Marcus Rashford adalah pemain dengan gaji tertinggi di Man Utd. Ketiganya akan dilepas oleh Man Utd. Sementara itu, kontrak Casemiro yang berakhir pada 2026 tidak akan diperpanjang lagi.

Fernandes juga sudah siap untuk pergi. Namun, ia akan pergi setelah Piala Dunia 2026. “Jika suatu hari saya harus bermain di Arab Saudi, saya akan bermain di sana,” ujar Fernandes.