Presiden China Xi Jinping mengatakan selama pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing pada hari Rabu bahwa melanjutkan operasi militer di Timur Tengah akan “tidak pantas,” setelah Presiden AS Donald Trump mengancam untuk melanjutkan serangan terhadap Iran.
Menurut agensi berita negara China Xinhua, Xi mengatakan, “Situasi di wilayah Teluk berada di persimpangan antara perang dan perdamaian, dan ada kebutuhan mendesak untuk mencapai gencatan senjata yang komprehensif.”
Dia menambahkan, “Melanjutkan operasi militer tidak pantas, dan melanjutkan negosiasi lebih penting dari sebelumnya.”
Xi menekankan bahwa “negosiasi sangat penting dan pertempuran harus dihentikan,” menyatakan bahwa mengakhiri perang akan membantu mengurangi gangguan pasokan energi dan sistem perdagangan internasional.
AFP + Reuters
[Short Context: Chinese President Xi Jinping comments on the situation in the Middle East during a meeting with Russian President Vladimir Putin, emphasizing the importance of negotiations and the need for a comprehensive ceasefire.]
[Fact Check: The quotes attributed to President Xi Jinping in the article are accurate and have been reported by China’s state news agency Xinhua.]






