Beranda Sepak Bola Kylian Mbappe mencetak brace, Real Madrid ke puncak setelah mengalahkan Villarreal

Kylian Mbappe mencetak brace, Real Madrid ke puncak setelah mengalahkan Villarreal

13
0

JAKARTA – Real Madrid kembali meraih kemenangan penting di bawah arahan pelatih baru Alvaro Arbeloa dengan mengalahkan Villarreal dalam kompetisi LaLiga Spanyol di Stadion De la Ceramica, Minggu, 25 Januari 2026 WIB. Kemenangan melalui brace Kylian Mbappe membuat Madrid berada di puncak klasemen dengan mengungguli Barcelona.

Madrid semakin membaik setelah dikelola oleh Arbeloa yang menggantikan Xabi Alonso. Setelah memulai tugasnya sangat buruk ketika Madrid kalah dari tim divisi bawah Albacete di Copa del Rey, mereka langsung memenangkan tiga pertandingan beruntun di Liga Champions dan LaLiga.

Arbeloa berhasil mengembalikan kepercayaan pemain setelah kegagalan di Supercopa de Espana dan saat Madrid, yang sebelumnya memimpin klasemen, kemudian diungguli oleh Barca. Kini persaingan kembali memanas di kompetisi domestik.

Kesuksesan mengalahkan Villarreal jelas bukan hanya untuk mendapatkan tiga poin. Sebab, Federico Valverde dkk berhasil mengalahkan lawan di pertandingan tandang. Selain itu, Villarreal yang berada di peringkat keempat bukan lawan yang mudah dan diprediksi bisa menghentikan langkah Madrid.

Bukan tanpa alasan The Yellow Submarines dianggap memiliki peluang untuk menang. Kesuksesan mereka masuk ke zona Liga Champions dan bersaing dengan Madrid dan Barca di puncak menunjukkan bahwa Villarreal tidak boleh dianggap remeh.

Namun, akhirnya Mbappe membawa Madrid tiga poin dan membawa Los Merengues ke puncak setelah mengumpulkan 51 poin. Namun, Barca yang turun ke posisi kedua masih bisa merebut takhta jika mereka mengalahkan tamunya Real Oviedo, Minggu malam. Barca hanya terpaut dua poin sehingga mereka membutuhkan kemenangan untuk menggeser Madrid.

Sementara itu, Villarreal terdampar di posisi keempat dengan 41 poin. Mereka gagal menggeser Atletico Madrid yang menduduki posisi ketiga. Meskipun memiliki poin yang sama, Villarreal kalah selisih gol.

Dalam pertandingan, kedua tim bermain terbuka. Hal ini membuat pertandingan menjadi intens karena kedua tim saling memberi tekanan. Hanya saja tidak ada serangan yang membahayakan gawang lawan sepanjang babak pertama.

Villarreal mendapat tekanan melalui Georges Mikautadze ketika menerima umpan silang dari tandemnya di barisan depan Gerard Moreno. Namun tendangannya masih melebar.

Madrid juga mengancam gawang tuan rumah melalui Arda Guler. Setidaknya, dia mendapat dua kesempatan namun tidak bisa memaksimalkannya. Tembakannya bisa diblokir oleh kiper Luiz Junior. Selanjutnya, tembakannya masih melayang tinggi.

Villarreal mendapat peluang lain melalui Pape Gueye. Tendangan dari pemain yang baru saja membawa Senegal meraih Piala Afrika masih melebar. Tidak ada gol yang tercipta, membuat skor tetap 0-0 hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, Madrid berusaha meningkatkan tekanan. Melalui Vinicius Junior yang belum mencetak gol lagi dalam 13 pertandingan di LaLiga, serangan Madrid mampu merepotkan pertahanan Villarreal.

Ternyata pertandingan hanya berlangsung dua menit, Madrid berhasil membobol gawang tuan rumah. Gol dimulai dari aksi Vinicius Jr yang merangsek dari sisi kiri pertahanan lawan. Dia kemudian mengirimkan umpan silang yang masih bisa diblokir. Namun, bola kemudian jatuh di kaki Mbappe yang langsung mencungkilnya. Tembakan jarak dekat Mbappe membuat Madrid unggul 1-0.

Dalam posisi kalah, Villarreal malah berusaha bangkit untuk menyamakan skor. Setidaknya Moreno mendapat kesempatan untuk mencetak gol. Namun sayang tendangannya masih melayang.

Madrid kembali memberikan tekanan. Namun upaya mereka baru berbuah hasil menjelang akhir pertandingan. Masuk waktu tambahan, Mbappe dijatuhkan oleh bek Alfonso Pedraza di kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih.

Mbappe sendiri yang kemudian mengambil penalti. Tembakan panenka kapten tim nasional Prancis itu berhasil memperdaya kiper Luiz Junior.

Gol tersebut membuat Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak liga setelah mencetak 21 gol musim ini. Skor berubah 2-0 untuk Madrid dan bertahan hingga akhir pertandingan.