JAKARTA – Gagal meraih Piala Liga Inggris tidak membuat Arsenal merasa terpuruk. Sebaliknya, kegagalan itu menjadi motivasi tinggi bagi Arsenal untuk memburu treble. Dan, Piala FA menjadi target awal, diikuti oleh Liga Champions.
Arsenal, sebelumnya, menetapkan ambisi besar dengan meraih kuadran atau empat trofi dalam satu musim. Namun, ambisi itu padam di tengah jalan setelah Arsenal kalah 2-0 dari Manchester City dalam final.
Kegagalan membuat kemampuan Arsenal untuk meraih gelar menjadi dipertanyakan karena faktor mentalitas. Mereka tampaknya tidak memiliki mental juara sehingga hanya menjadi runner-up dalam Liga Premier selama tiga musim berturut-turut.
Sekarang pertanyaan besar bagi para penggemar Gunners, apakah tim Mikel Arteta bisa mengakhiri paceklik gelar dalam enam tahun terakhir. Termasuk kegagalan meraih gelar liga sejak tahun 2004.
Namun, Arteta berpikir sebaliknya. Menurutnya, kegagalan dalam Carabao Cup sebenarnya memberi motivasi tinggi kepada tim untuk memenuhi target meraih tiga trofi berikutnya.
“Ketika Anda gagal meraih kemenangan dalam final, apa yang Anda katakan kepada manajemen klub adalah, ‘Baik, bagaimana ini membuat kami lebih kuat saat kami mengakhiri kompetisi?’ Masalahnya adalah mentalitas,” kata Arteta seperti dikutip oleh france24.
“Yang harus kami lakukan adalah menjadikan ini sebagai motivasi untuk mencapai final seperti yang kami inginkan dan meraih target. Ini yang saya rasakan,” ucap Arteta lagi.
Arteta juga telah mengevaluasi kegagalan tersebut. Bahkan, bukan hanya final Piala Liga Inggris tetapi juga banyak pertandingan lainnya. Menurutnya, evaluasi menyeluruh ini membuat tim lebih baik saat memasuki pekan-pekan penting.
“Kami sedang menganalisis apa yang telah dilakukan. Tidak hanya dalam satu pertandingan tetapi selama 120 hari terakhir. Berapa banyak pertandingan yang telah kami mainkan,” ujarnya.
“Ini membuat kami lebih baik. dan kami akan memaksimalkannya untuk mencapai target penting musim ini,” katanya lagi.
Arsenal berada dalam pekan penting setelah jeda kompetisi. Mereka mengunjungi markas tim divisi Championship Southampton dalam perempat final Piala FA. Selanjutnya, Martin Odegaard dkk. menghadapi Sporting Lisbon dalam Liga Champions.
Arsenal juga memiliki kesempatan meraih gelar liga setelah memuncaki klasemen dengan selisih sembilan poin atas Man City yang berada di posisi kedua. Namun, The Cityzens masih memiliki satu pertandingan tertunda. Mereka juga akan menjamu Arsenal di Etihad yang membuka kesempatan bagi Man City untuk memangkas selisih poin.
Pertandingan melawan Southampton jelas tidak mudah meskipun mereka menghadapi lawan dari kasta kedua. Apalagi, beberapa pemain masih kelelahan setelah memperkuat timnas masing-masing. Tidak kurang dari 10 pemain terancam absen karena cedera ketika bermain untuk timnas, termasuk tiga pemain Inggris, Declan Rice, Bukayo Saka, dan Noni Madueke.
Madueke mengalami cedera lutut saat Inggris bermain imbang 1-1 melawan Uruguay di Wembley sehingga dia dikonfirmasi absen saat Arsenal menghadapi Soton. Selain itu, Eberechi Eze dan Piero Hincapie meragukan untuk tampil dalam pertandingan perebutan tiket ke babak semifinal.




.jpeg)