Beranda Sepak Bola FIFA Akan Memantau Perkembangan di Iran Menjelang Piala Dunia 2026

FIFA Akan Memantau Perkembangan di Iran Menjelang Piala Dunia 2026

9
0

JAKARTA – FIFA akan memonitor perkembangan di Iran menyusul dimulainya tindakan militer oleh Amerika Serikat (AS) – bersama tuan rumah Piala Dunia 2026 musim panas ini – dan Israel terhadap negara di Timur Tengah tersebut, yang telah lolos ke turnamen tersebut dan dijadwalkan untuk memainkan pertandingan grupnya di negara Uncle Sam.

Presiden AS Donald Trump, yang menerima Penghargaan Perdamaian FIFA dari Presiden FIFA Gianni Infantino pada Desember 2025, mengumumkan dimulainya serangan misil ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, menyebut misi tersebut sebagai operasi tempur utama.

Iran lolos ke babak final Piala Dunia 2026 melalui Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan akan bertanding melawan Belgia, Selandia Baru, dan Mesir di Grup G, namun dengan diluncurkannya serangan oleh AS-Israel, Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom mengatakan situasi akan terus dipantau.

“Saya membaca berita (tentang Iran) dengan cara yang sama seperti Anda. Kami telah melakukan pertemuan dan masih terlalu dini untuk memberikan komentar secara detail, namun kami akan memonitor perkembangan seputar semua masalah di seluruh dunia.”

“Kami telah melakukan pengundian babak final di Washington, yang diikuti oleh semua tim. Fokus kami adalah Piala Dunia 2026 yang aman dengan semua tim berpartisipasi.”

“Kami akan terus berkomunikasi seperti yang selalu kami lakukan dengan ketiga pemerintah (tuan rumah), seperti yang selalu kami lakukan dalam setiap keadaan. Semua orang akan aman,” kata Grafstrom, seperti dilaporkan oleh ESPN.

Los Angeles akan menjadi tuan rumah dua pertandingan Iran, sementara Seattle akan menjadi tuan rumah pertandingan melawan Mesir pada 26 Juni 2026.

Saat ini, ada dua kemungkinan mengenai partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026, yaitu Tim Nasional Iran (Timnas) menarik diri atau Amerika Serikat menolak partisipasi mereka dalam turnamen 48 tim tersebut.