Beranda indonisia Pengungsi Indonesia mencari pendaki yang tewas dalam letusan gunung berapi

Pengungsi Indonesia mencari pendaki yang tewas dalam letusan gunung berapi

208
0

Tim penyelamat Indonesia melanjutkan pencarian Sabtu untuk jasad tiga pendaki yang tewas dalam letusan gunung berapi di zona larangan aktif secara seismik, kata pejabat.

Gunung Dukono di pulau Halmahera meletus Jumat pagi, mengirimkan awan abu sejauh 10 kilometer ke langit, tanpa ada kota atau desa yang cukup dekat untuk menghadapi ancaman langsung.

Letusan tersebut menewaskan dua pendaki Singapura dan satu pendaki Indonesia, kata Kepala Polisi setempat Erlichson Pasaribu Jumat, meskipun agensi pencarian dan penyelamatan masih mencatat mereka sebagai hilang secara resmi.

Tujuh belas pendaki lainnya, termasuk warga negara Singapura lainnya, berhasil diselamatkan.

Pencarian yang berisiko untuk jasad-jasad itu dihentikan Jumat malam karena gunung berapi terus menggerung, menurut petugas agensi pencarian dan penyelamatan Iwan Ramdani.

Operasi tersebut dilanjutkan Sabtu dengan lebih dari 100 penyelamat, termasuk petugas polisi dan tentara yang dibantu oleh drone, meskipun kondisi tetap berbahaya.

“Kita berlomba dalam pencarian ini. Ketika situasi dan kondisinya aman, kita akan mendekati kawah, dan ketika terjadi letusan, kita harus mengamankan seluruh personel pencarian,” kata Iwan dalam pernyataan video yang direkam di stasiun pemantauan Dukono di desa Mamuya.

– Zona larangan –

Gunung berapi itu meletus beberapa kali pada Sabtu, sekali mengeluarkan tiang abu sekitar tiga kilometer tingginya, kata Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Informasi awal menunjukkan bahwa jasad dua pendaki Singapura berjarak sekitar 20 hingga 30 meter dari tepi kawah, kata juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional Abdul Muhari dalam sebuah pernyataan.

Keberadaan pendaki lain masih belum diketahui.

Media Singapura mengutip kementerian luar negeri yang mengatakan sedang bekerja dengan kedutaan besar di Jakarta untuk memberikan bantuan kepada warga negara dan keluarga yang terkena dampak.

Dukono, salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, telah berada pada level dua dari sistem peringatan empat tingkat Indonesia sejak 2008.

Otoritas telah menetapkan zona larangan empat kilometer di sekitar kawah sejak Desember 2024, menurut kepala Badan Geologi Pemerintah, Lana Saria.

Erlichson mengatakan Jumat para pendaki telah mengabaikan ajakan media sosial dan tanda peringatan yang dipasang di pintu masuk jalur untuk menjauh.

Indonesia, negara kepulauan yang luas, sering mengalami aktivitas seismik dan vulkanik karena posisinya di “Cincin Api” Pasifik di mana lempeng tektonik bertabrakan.

Negara Asia Tenggara tersebut memiliki hampir 130 gunung berapi aktif.

mrc/mlr/cms