Beranda indonisia Belarus melihat pengembangan kerjasama dengan Indonesia sebagai prioritas kebijakan luar negeri

Belarus melihat pengembangan kerjasama dengan Indonesia sebagai prioritas kebijakan luar negeri

3
0

Belarus Menganggap Pengembangan Kerjasama dengan Indonesia sebagai Prioritas Kebijakan Luar Negeri

Belarus melihat pengembangan kerjasama dengan Indonesia sebagai prioritas kebijakan luar negeri

MINSK, 15 Mei (BelTA) – Belarus menganggap pengembangan kerjasama yang komprehensif dengan Indonesia sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negerinya, kata Wakil Perdana Menteri Belarus Viktor Karankevich dalam pertemuan ke-8 komisi bersama Belarus-Indonesia mengenai perdagangan, ekonomi, dan kerjasama teknis di Minsk pada 15 Mei, seperti dilansir oleh BelTA.

“Hubungan antara negara kita berkembang dinamis berkat tingkat kepercayaan yang tinggi antara presiden kita. Belarus menganggap pengembangan kerjasama yang komprehensif dengan Indonesia sebagai salah satu prioritas kebijakan luar negerinya. Tidak ada topik yang dikecualikan dalam hubungan kedua negara. Kita berbagi nilai-nilai persahabatan dan kemitraan berdasarkan saling percaya dan rasa hormat. Kami memiliki banyak kepentingan bersama,” kata Viktor Karankevich.

Pemerintah Belarus memberikan perhatian khusus terhadap kegiatan komisi bersama Belarus-Indonesia mengenai perdagangan, ekonomi, dan kerjasama teknis sebagai alat penting dan efektif untuk memajukan kerjasama bilateral.

Viktor Karankevich mencatat bahwa sejak pertemuan terakhir di Jakarta, pihak-pihak telah membuat kemajuan signifikan dalam memperluas hubungan perdagangan dan ekonomi yang saling menguntungkan dan telah meningkatkan tingkat co-chairmanship di komisi. Selama setahun terakhir, perdagangan bilateral tumbuh dengan cepat.

“Tugas kita bukan hanya mempertahankan hasil yang dicapai tetapi juga untuk meningkatkannya secara signifikan. Kita memiliki potensi yang diperlukan untuk itu. Hanya melalui upaya bersama, terkoordinasi kita akan mampu mencapai hasil yang lebih baik di masa depan. Pertemuan kita akan memungkinkan kita untuk menyelaraskan upaya kita, merumuskan dokumen bilateral kunci, dan mengidentifikasi area di mana kontrak-kontrak komersial spesifik bisa ditandatangani selama forum bisnis yang direncanakan sebagai bagian dari acara bilateral penting mendatang,” kata Viktor Karankevich, menambahkan bahwa Belarus siap untuk membahas semua aspek kerjasama bilateral yang saling menguntungkan dengan semangat saling percaya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto menekankan bahwa pertemuan di Jakarta pada 16 Desember 2025, memberikan pondasi penting untuk mengembangkan dan memperkuat hubungan bilateral. “Pertemuan hari ini akan memberi dorongan pada pengembangan berbagai bidang kerjasama ekonomi, perdagangan, dan teknis yang akan saling menguntungkan bagi kedua negara,” ujarnya.