Beranda indonisia Indonesia mengatakan subsidi bahan bakar dapat bertahan dari lonjakan harga minyak selama...

Indonesia mengatakan subsidi bahan bakar dapat bertahan dari lonjakan harga minyak selama beberapa bulan

25
0

Indonesia dapat menyerap dampak ekonomi dari kenaikan harga minyak global yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah selama hingga 10 bulan tanpa mengurangi subsidi bahan bakar, kata seorang menteri senior.

Airlangga Hartarto mengatakan kepada media asing pada hari Senin bahwa dukungan pemerintah untuk solar dan bahan bakar lainnya akan terus berlanjut hingga akhir 2026, dengan dana yang cukup tersedia untuk menjaga kebijakan tersebut, News.az melaporkan, mengutip Xinhua.

Harga minyak mentah global telah mencapai di atas 100 dolar AS per barel sejak akhir Februari, menyusul serangan terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel, yang mengganggu pengiriman melalui Selat Hormuz.

Indonesia, yang merupakan pengimpor netto minyak, sangat mengandalkan subsidi bahan bakar untuk menjaga stabilitas ekonomi, mengelola inflasi, dan melindungi daya beli rumah tangga berpenghasilan rendah dari volatilitas di pasar energi global.

Anggaran Indonesia tahun 2026 didasarkan pada asumsi harga minyak sebesar 70 dolar AS per barel. Para pejabat mengatakan setiap kenaikan dolar akan menambah pengeluaran pemerintah sekitar 6,8 miliar rupiah Indonesia, atau sekitar 506.000 dolar AS.

Pak Hartarto juga mencatat bahwa Indonesia mengimpor antara 20% dan 25% minyaknya dari Timur Tengah, dan mengatakan upaya sedang dilakukan untuk diversifikasi sumber pasokan guna mengurangi paparan terhadap ketidakstabilan regional.