Indonesia berupaya melindungi masyarakat dari inflasi sambil mengelola defisit fiskal. Respon kebijakan yang segera harus tidak mengganggu transisi utama negara menuju energi terbarukan.
Perang Iran telah memicu krisis keamanan global dan energi, serta dampaknya di ASEAN khususnya sangat akut. Negara-negara pengekspor energi bersih seperti Malaysia mendapat manfaat dari kenaikan harga minyak, namun mereka juga menghadapi naiknya biaya subsidi. Subsidi bahan bakar bulanan Malaysia melonjak empat kali lipat dari RM700 juta menjadi RM3,2 miliar dalam seminggu. Negara-negara net importir seperti Indonesia dan Filipina lebih terpapar pada gejolak harga energi. Bagi Indonesia, kombinasi ketergantungan impor, pelemahan rupiah, dan kenaikan subsidi membuatnya rentan.
Indonesia berupaya mendapatkan tambahan anggaran sebesar IDR100 triliun (USD5,9 miliar) untuk menjaga harga bahan bakar subsidi tetap. Sementara itu, sebagian besar mata uang negara-negara ASEAN telah melemah terhadap dolar AS. Mata uang Thailand (THB), Filipina (PHP), Vietnam (VND), Malaysia (MYR), dan Indonesia (IDR) telah melemah sebesar 4,2 persen, 3,2 persen, 1,0 persen, 2,7 persen, dan 1,5 persen sejak dimulainya perang, secara berturut-turut. Peningkatan arus modal ke AS melemahkan neraca pembayaran. Kenaikan harga minyak memiliki efek gabungan bagi negara seperti Malaysia dan Indonesia, yang telah mensubsidi sektor energinya.
Bagi Indonesia, setiap kenaikan harga minyak global sebesar USD1 akan meningkatkan tagihan subsidi bahan bakar sekitar IDR7 triliun (USD409 juta). Dalam sistem penggantian, pemerintah akan membayar kepada Pertamina – perusahaan minyak terbesar Indonesia yang menyumbang 69 persen dari produksi minyak nasional – selisih antara harga yang diatur (IDR10.000 per liter untuk Pertalite) dan biaya pengadaan sebenarnya yang denom…
Anggaran Indonesia untuk tahun 2026 dialokasikan sebesar IDR381,3 triliun (USD22,3 miliar), atau 1,6 persen dari GDP, untuk subsidi energi, berdasarkan asumsi harga minyak mentah (USD70) dan kurs (IDR16.500 per USD). Efek gabungan kenaikan harga minyak (sekitar USD100) dan depresiasi mata uang (IDR16.900 per USD1) bisa menambah lebih dari IDR200 triliun (USD13 miliar) ke total tagihan subsidi. Menteri Keuangan Purbaya telah mengakui bahwa jika harga minyak rata-rata USD92 per barel, defisit anggaran…
Pemerintah telah mengambil langkah untuk meredakan dampak ganda krisis energi pada rumah tangga dan dana publik. Harga subsidi Pertalite akan tetap di IDR10.000 per liter, yang dianggap penting untuk menjaga inflasi. Pemerintah mengumumkan akan mencari hingga IDR100 triliun untuk menutupi biaya menjaga harga bahan bakar subsidi. Pemerintah telah menerapkan langkah-langkah hemat biaya, seperti membatasi pembelian bahan bakar subsidi menjadi 50 liter per kendaraan per bulan, kecuali untuk kendaraan umum, dan mengurangi pendistribusian program makanan bergizi gratis menjadi 5 hari seminggu dari sebelumnya 6 hari…
Krisis bahan bakar global yang terus berlangsung menggarisbawahi pentingnya keamanan energi jangka panjang dan transisi energi Indonesia.
Tindakan ini bersifat hati-hati secara politis dan memerlukan keseimbangan yang cermat antara mengurangi beban fiskal dan mitigasi kenaikan biaya rumah tangga. Revisi subsidi bahan bakar dan makanan gratis akan menghemat sekitar IDR20 triliun – seperlima dari kebutuhan IDR100 triliun – dan langkah-langkah ini mendistribusikan beban secara tidak merata. Ransum subsidi 50 liter berlaku untuk semua, termasuk rumah tangga yang mata pencaharaannya bergantung pada penggunaan kendaraan. Ini dapat mendorong sebagian orang, terutam…
Dengan harga gas alam dan gas petroleum cair yang melonjak, negara-negara beralih ke batubara. Sebagai eksportir terbesar dunia, Indonesia akan mendapat manfaat dari kenaikan harga namun memprioritaskan penggunaan domestik daripada ekspor. Dalam perjanjian yang ada dengan Pembangkit Listrik Swasta, perusahaan listrik nasional Perusahaan Listrik Negara (PLN) terikat secara kontrak untuk membayar pembayaran kapasitas tetap tanpa memperhatikan apakah listrik tersebut benar-benar dioperasikan. Kesenjangan struktural …
Kenaikan energi listrik berbahan bakar batu bara menguji aspirasi energi terbarukan pemerintah. Respons awal memberikan kepastian; Presiden Prabowo baru-baru ini memerintahkan percepatan konversi pembangkit listrik berbahan bakar diesel ke tenaga surya, dengan tujuan mengerahkan kapasitas sebesar 100 gigawatt untuk meredakan biaya bahan bakar yang meningkat dan mendorong transisi energi. Dana kekayaan bersama Danantara, yang secara utama memegang saham di Badan Usaha Milik Negara, ditugaskan untuk memimpin eksekusi di 30 lokasi prioritas di Indonesia.
Namun, pemerintah dapat melakukan lebih banyak lagi untuk secara tegas dan mantap beralih anggaran dari subsidi bahan bakar ke program energi terbarukan lainnya. Lebih spesifik, dapat mengkaji kembali alokasi dana dari subsidi listrik berbahan bakar batu bara ke proyek tenaga surya, untuk mendorong pertumbuhan sektor dan menarik lebih banyak investasi swasta.
Krisis bahan bakar global yang terus berlangsung menggarisbawahi pentingnya keamanan energi jangka panjang dan transisi energi Indonesia. Mengutamakan konversi dari diesel ke solar dan energi terbarukan akan mengurangi kewajiban subsidi bahan bakar dengan mengurangi impor minyak, tanpa memerlukan kenaikan harga konsumen. Anggaran untuk konversi harus dipagari agar tidak dialihkan untuk menutupi kont…
2026/117






