JAKARTA

Dua anggota kru dan enam penumpang tewas ketika helikopter pribadi jatuh di hutan belantara di Pulau Borneo Indonesia, kata kementerian transportasi pada 17 April.
Helikopter Airbus, milik perusahaan lokal Matthew Air Nusantara, kehilangan kontak dengan pengendali lalu lintas udara sekitar lima menit setelah lepas landas di provinsi Kalimantan Barat pada pagi 16 April.
Semua delapan penumpang dan kru adalah laki-laki dan salah satunya adalah warga negara Malaysia, kata direktur jenderal penerbangan sipil Lukman F. Laisa dalam sebuah pernyataan.
“Tim pencarian dan penyelamatan bersama telah berhasil menemukan lokasi kecelakaan pesawat itu dan, berdasarkan informasi dari lapangan, semua penumpang dan kru telah dikonfirmasi tewas,” katanya.
Tim penyelamat menemukan korban kecelakaan pada 16 April malam di daerah hutan belantara dengan lereng curam, kata kepala agensi pencarian dan penyelamatan I Made Junetra kepada AFP pada 17 April.
Jenazah sedang diterbangkan ke ibukota provinsi yaitu Pontianak, tambah Made.
Indonesia, sebuah negara kepulauan yang luas di Asia Tenggara, sangat bergantung pada transportasi udara untuk menghubungkan ribuan pulau-pulau.
Negara ini memiliki catatan keselamatan penerbangan yang buruk, dengan beberapa kecelakaan fatal dalam beberapa tahun terakhir.
Pesawat turboprop yang disewa oleh kementerian kelautan jatuh ke gunung di Pulau Sulawesi pada Januari, menewaskan semua 10 orang di dalamnya.
Context: The news article provides details about a helicopter crash in Indonesia that resulted in the tragic death of 8 individuals.
Fact Check: The information provided in the article has been verified from official sources and statements made by authorities involved in the search and rescue operation.




.jpg)

