Berbelanja saat bepergian membutuhkan waktu beberapa dekade untuk mencapainya, namun saat ini, kita telah sepenuhnya “diaktifkan.†Pada tahun 1980, WWD menawarkan kepada pembacanya bagian khusus yang berjudul “Star Tech: New Technology in the New Decade.†Laporan ini menyoroti penelitian dari konvensi National Retail Merchants Association (NRMA) di New York mengenai integrasi teknologi dan belanja konsumen di masa depan. Yang ada di benak semua orang adalah bagaimana teknologi pergeseran seismik akan berdampak pada belanja fisik. Dari mal hingga belanja katalog pesanan melalui pos, para analis melihat masa depan ritel berkembang pesat di dalam negeri. “Belanja meningkatkan ego,” kata mereka, mengantisipasi bahwa penggunaan komputer untuk berbelanja akan meluas ke rumah. “Di saluran televisi di rumah konsumen. . .dia bisa mendapatkan gaun biru ukuran 13, dikirim dalam dua hari.†Pada tahun 1986, QVC, yang didirikan oleh Joseph Segel, membuat prediksi tersebut menjadi kenyataan. Laporan ini menjadi katalis bagi hubungan yang mulus antara fesyen, ritel, dan teknologi saat ini, yang terus berkembang melalui kekuatan transformatif AI.







